Menurut Kiai Didin, umat Islam memiliki berbagai macam potensi. Dengan sibuk membahas dan menggali potensi umat, maka rasa optimisme dalam memperjuangkan Islam terus membara.
Potensi ekonomi syariah sangat besar, tapi masih memerlukan pengembangan kualitas sumber daya manusia yang bisa beradaptasi dan terus memberikan nilai tambah.
Tujuan ekonomi syariah yakni untuk kebahagiaan, kedamaian, serta kesejahteraan dunia dan akhirat. Kemaslahatan ini berlaku untuk seluruh hidup manusia.
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mendorong pesantren menjadi pusat pemberdayaan masyakarat. Hal tersebut disampaikan Ma'ruf dalam peresmian Bank Wakaf Mikro (BWM) di Pesantren Modern Pondok Karya Pembangunan, Jakarta,
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melahirkan Peraturan Gubernur No 1 tahun 2022. Pergub itu ditandatangi Gubernur Jabar Ridwan Kamil, pada 3 Januari 2022.
Ramadhan akan menjadi jackpot bagi umat Islam. Sebab berbagai amal ibadah akan dilipatgandakan pahalanya, sehingga banyak orang berlomba dalam kebaikan.
Dengan jumlah pemeluk Islam 87,2 persen dari populasi, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menjadi pusat ekonomi syariah global. Belum lagi dengan kenaikan tren konsumsi terhadap produk maupun jasa halal.
Kiai Ma'ruf Amin mendorong ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di bidang kesehatan. Upaya ini dilakukan dengan menghadirkan pelayanan sesuai kaidah Islam.