Mojtaba Khamenei tidak pernah muncul ke publik sejak dirinya ditetapkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran. Namun begitu, Ia telah layangkan ancaman serius dan akan membalas kematian sang ayah.
Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran, saat prosesi pemakaman. Menanggapi serangan AS itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Proses pemakaman Ayatollah Ali Khamenei telah selesai. Mantan Pemimpin Tertinggi Iran itu dimakamkan di tempat kelahirannya, Mashhad, Iran. Para pelayat di sana tampak meluapkan emosi mereka sambil melontarkan seruan revolusioner dan menginginkan nyawa Trump.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkap hasil pertemuan dengan Ketua Majelis Iran, membahas hubungan diplomatik Indonesia-Iran, perdamaian, Palestina, serta kerja sama berbagai sektor.
Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan bahwa tidak ada kekuatan asing yang memiliki peran di Selat Hormuz. Peringatan keras juga berlaku terhadap setiap campur tangan baru Amerika Serikat (AS).
Ali Khamenei merupakan sosok yang memberi inspirasi besar dalam sejarah modern. Khususnya bagi rakyat Iran maupun dunia, Khamenei mewarisi perjuangan, kemandirian dan perlawanan yang akan terus dikenang.
Lalu lintas kapal di Selat Hormuz turun drastis di tengah memanasnya konflik AS-Iran. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global dan stabilitas harga minyak.
Tiga putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei yaitu Mostafa, Meysam, dan Masoud Khamenei tampak hadir di prosesi pemakaman pada hari kedua, namun tidak Mojtaba Khamenei. Apakah karena alasan keamanan atau ada penyebab lain yang membuat Mojtaba absen?
Diiringi ribuan pelayat, Ayatollah Ali Khamenei telah resmi dimakamkan di samping leluhurnya, Imam Ali bin Musa ar-Ridah AS (yaitu Imam kedelapan Ahlulbiat dan keturunan generasi ke-7 dari Nabi Muhammad melalui jalur Imam Husain AS) di Mashhad, Iran.
Muzani menegaskan bahwa kehadiran delegasi tingkat tinggi yang memadukan unsur pemerintahan, diplomasi, serta dua organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia ini membawa misi resmi negara.
Iran mengecam serangan Amerika Serikat (AS) di wilayahnya sebagai kejahatan perang. Para pejabat Iran juga menegaskan bahwa serangan tersebut tidak memengaruhi jadwal rangkaian prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.
Juru bicara RI Yvonne Mewengkang memastikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani akan berangkat ke Iran untuk memberi penghormatan kepada mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.