Iran memperingatkan gencatan senjata dengan Amerika Serikat nyaris tak bermakna setelah gelombang serangan terbaru di Timur Tengah. Eskalasi konflik memicu serangan balasan, ancaman penutupan Selat Hormuz, serta kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan dan pasar energi global.
Konflik Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah saling melancarkan serangan di Timur Tengah. Ketegangan di Selat Hormuz, serangan rudal, hingga lonjakan harga minyak dunia memicu kekhawatiran runtuhnya gencatan senjata yang disepakati sejak April 2026.
Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah serangan balasan yang menyasar fasilitas komunikasi, radar, dan reservoir air di Iran. Insiden ini memicu tuduhan kejahatan perang di tengah krisis air yang semakin parah di negara tersebut.
Para pejabat Iran telah memperingatkan bahwa peningkatan serangan Israel terhadap Lebanon dan permusuhan yang berkelanjutan di Gaza, berujung pada kegagalan negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat.
Iran mengangkat narasi sejarah perlawanan saat dunia menanti potensi kesepakatan dengan AS, usai pernyataan Donald Trump soal akhir konflik dan isu Selat Hormuz.
Prof Bambang Setiaji menyoroti penyebab dunia Islam tertinggal. Ia menilai Muhammadiyah dan Iran menjadi bukti Islam kompatibel dengan kemajuan sains, teknologi, dan industri modern.
Intelijen AS menilai pemimpin tertinggi baru Iran tetap berperan dalam strategi perang dan negosiasi dengan Amerika, meski belum tampil di publik sejak dilaporkan terluka dalam serangan mematikan.
Abbas Araghchi menuju Moskow usai dari Islamabad di tengah ketegangan Iran-AS, saat Donald Trump menunda pembicaraan dan konflik Selat Hormuz masih mengguncang pasar global.
Trump hadapi tekanan Kongres AS soal perang Iran jelang tenggat 1 Mei. Gencatan senjata diperpanjang, tapi eskalasi militer dan celah hukum jadi sorotan utama.
Kegagalan Donald Trump dalam konflik IranASIsrael memicu perubahan opini publik Indonesia, dari meningkatnya skeptisisme terhadap Amerika hingga penguatan simpati pada Iran dan Palestina.