Materi pembelajaran yang tersedia dalam Learn Quran Tajwid sangat lengkap, mulai dari huruf-huruf Hijaiyah sampai hukum-hukum tajwid seperti makharijul huruf.
Secara spiritual, mencegah cemas berlebihan dapat dilakukan dengan berdzikir dan memerbanyak membaca Al-Quran. Terdapat banyak kisah-kisah penguat hati, ayat-ayat motivasi, dan doa-doa penenang jiwa yang dapat dibaca dan ditadabburi.
Untuk menghadirkan ketenangan jiwa dan raga, kita dapat memperbanyak dzikir kepada Allah. Membaca dan mentadabburi ayat-ayatnya untuk mengambil berbagai hikmah dan pelajaran.
Suatu ketika, Qarun keluar ke tengah-tengah kaumnya dengan pakaian yang megah dan perhiasan yang berlebihan. Ia berangkat suatu iring-iringan lengkap dengan pengawal, hamba sahaya, dan inang pengasuh untuk mempertontonkan ketinggian dan kebesarannya kepada manusia.
Masjid bukan hanya tempat beribadah. Tetapi, Masjid Al Firdaus juga memiliki Quran Madani Center. Anak-anak Pekanbaru dididik membaca Alquran mulai dari Iqra (belajar membaca Alquran) hingga tingkat penggunaan irama membaca Alquran.
Menggiatkan berbagai amal shaleh pada Ramadhan merupakan sunnah Rasulullah, termasuk memperbanyak bacaan Al-Quran. Hal tersebut tertuang dalam hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiallahu anhu.
Ustadz Dzulqarnain menjelaskan, hal utama yang harus ditekankan bagi anak-anak adalah cara membaca Alquran dengan baik dan benar, terutama bagi usia 4-12 tahun.
Karakteristik bahasa Arab dalam Al-Qur'an berbeda dari kitab lain, karena hukum membaca yang jelas. Kesalahan membaca bisa mengubah makna suatu kalimat.
Menurut dr. Zaidul Akbar, Surat Muawwidzatain dapat mempengaruhi emosi. Surat An-Nas terutama, dapat menghadirkan ketenangan dan menstabilkan emosi sehingga terhindar dari terkena berbagai penyakit berat.
Al-Qur'an sebagai Asy-Syifa memerlukan niat. Seseorang perlu meniatkan saat membaca atau mendengarkan Al-Qur'an untuk mendapatkan syifa, dan memperbaiki diri.
Era informasi membuat banyak orang mencoba memahami Al-Qur'an. Banyak pula yang menafsirkan dengan pemahaman sendiri sehingga melahirkan pemaknaan yang keliru.