Kedutaan Besar Turki untuk Indonesia juga membuka donasi untuk masyarakat Indonesia. Bantuan tersebut disalurkan melalui lembaga kemanusiaan resmi Turki seperti AFAD, Turk Kizilay, dan Diyanet Foundation.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan, jenis dan mekanisme gempa bumi Jayapura yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7.8 di Turki dan Suriah amat merusak dan menelan begitu banyak korban jiwa. Melansir AFP, per Rabu (8/2/2023), 6.957 orang tewas di Turki dan 2.547 orang di Suriah, sehingga total korban jiwa mencapai 9.504 orang.
Tim evakuasi kesulitan mengevakuasi para korban gempa yang tertimbun reruntuhan bangunan. Diperkirakan jumlah korban tewas akan terus bertambah mengingat gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 itu memiliki daya rusak cukup parah.
Menurut Seismolog Imperial College London, Stephen Hicks, gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 di Turki itu memiliki kekuatan serupa dengan kejadian yang menewaskan 30.000 orang pada Desember 1939 silam.
Dalam sejarah, Turki merupakan negara yang langganan dilanda gempa. Alasannya adalah karena negara yang dipimpin Recep Tayyip Erdogan itu berada di area persimpangan lempeng tektonik Anatolia.
Gempa bumi berkekuatan 7,8 Skala Richter mengguncang Turki selatan pada Senin (6/2/2023). Gempa yang meruntuhkan bangunan tersebut menewaskan 300 orang lebih.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara, Rabu (18/1/2023). Berdasarkan keterangan awal Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Twitter, gempa terjadi pada pukul 13.06.14 WIB.