Pakar Hukum dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Dina W. Kariodimedjo, memaparkan, menulis karya ilmiah menggunakan ChatGPT yang berbasis teknologi kecerdasan buatan.
Teknologi Artificial Intelligence (AI) diklaim akan membawa dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi. AI diyakini dapat memangkas biaya produksi dan meningkatkan efisiensi di sektor industri.
ChatGPT bisa dikatakan sebagai produk teknologi yang mendobrak dunia digital. Banyak orang menyebut ChatGPT sebagai produk yang keren, namun juga mengerikan.
Teknologi ini bila dimanfaatkan dengan baik justru dapat membantu banyak pekerjaan dalam sebuah industri, termasuk dalam pendidikan dan kerja perusahaan.
ChatGPT menuai polemik dalam kegiatan manusia, terutama terkait pekerjaan dan pendidikan. Situs berbasis AI itu disebut cukup meresahkan lantaran berpotensi untuk menjadi sarana kecurangan akademik.
Indonesia kembali dibuat bangga atas prestasi anak bangsa. Kali ini mahasiswa di Universitas British Columbia Bachelor of Applied Science, Miklos Sunario (19) mendapat kesempatan berpidato di sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (31/1/2023)
ChatGPT sempat membuat heboh publik global saat kemunculannya pada Desember 2022. Namun, kepopuleran ChatGPT ternyata berbanding terbalik dengan kesejahteraan para pegawainya. OpenAI selaku pengembang ChatGPT dilaporkan tidak memberikan kondisi kerja yang baik, bahkan menggaji rendah para karyawannya di Kenya.
Chief Investment Officer (CIO) Shinta VR, Antovany Reza Pahlevi mengatakan tantangan terbesar Gen Z adalah harus mampu bersaing dengan teknologi artificial intelligence (AI).
Hasil perkawinan antara Artificial Intelligence atau AI dan motif batik menghasilkan karya yang cukup menarik. Produk ini memiliki ciri khasnya sendiri.
Departemen Pendidikan New York (NYC Schools), Amerika Serikat memblokir akses penggunaan ChatGPT di ponsel dan laptop di lingkungan sekolah. Kebijakan tersebut diambil untuk menghindari siswa mencontek dari ChatGPT.
Meski aplikasi milik PRISMA ini menjadi tren di media sosial, namun masih ada yang belum memahami cara penggunaannya. Nah, agar Sahabat Langit7 dapat mengubah foto menjadi avatar AI, berikut langkah-langkahnya.
Ada banyak orang yang sudah menggunakan fitur tersebut, termasuk pesohor Tanah Air. Hal itu telihat hari unggahan di akun media soalnya pribadi mereka seperti Instagram, TikTok, dan Twitter.
Terkait hal itu, pemerhati pendidikan, Dirgantara Wicaksono mengatakan hal utama yang harus dimiliki manusia, khususnya fresh graduate, adalah soft skill.