Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak semua satuan Pendidikan atau sekolah di seluruh Indonesia, untuk bersama-sama melakukan Pertemuan Pagi Ceria saat peringatan Hari Anak Nasional, Rabu 23 Juli mendatang.
MPLS Ramah 2025 bertujuan membangun generasi yang tangguh dan berkarakter. Kemendikdasmen berusaha meletakkan dasar-dasar pendidikan dan semangat mendidik dengan penuh rasa cinta dan menghormati serta memuliakan anak-anak peserta didik.
Adanya asesmn literasi dan numerasi pada Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah tahun ajaran 2025/2026 ditegaskan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti bukanlah menjadi alat penentu kelulusan para murid.
Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 dimulai hari ini. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti, mengimbau para orangtua turut mengantar anak-anaknya ke sekolah di hari pertama MPLS.
MPLS tahun ajaran 2025/2026 ditambah menjadi lima hari, dari sebelumnya hanya tiga hari. Selain itu, ada penambahan materi seputar penguatan karakter dan juga kesadaran terkait isu-isu terkini seperti judi online (judol).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan durasi MPLS tahun ajaran 2025/2026 yaitu lima hari. Berbeda dengan sebelumnya yang hanya tiga hari.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed meresmikan Center for Impactful Innovation (CII) kluster edukasi digital
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti menekankan pentingnya peran keluarga dalam memperkuat ketahanan nasional melalui pendidikan karakter anak.
Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik (TKA) pengganti Ujian Nasional, resmi terbit. Dengan demikian pelaksanaan TKA bakal dilakukan dalam waktu dekat.
Mendikdasmen Abdul Muti kunjungi Gontor, buka Olimpiade Kader Ulama, bahas rencana sekolah rakyat dan refleksi 100 Tahun kontribusi Gontor di pendidikan.
Mendikdasmen Abdul Muti tegaskan pentingnya turos Islam sebagai fondasi pendidikan nasional saat wisuda santri Al-Tsaqafah. Ia sebut lima pilar utama pendidikan, termasuk akhlak dan teknologi, demi membangun generasi pemimpin masa depan.
Salah satu dari 21 poin kesepakatan bersama menteri pendidikan di bawah payung kerja sama Asia-Pasific Economic Cooperation (APEC) yang bersifat tidak mengikat adalah, tentang penyediaan pendidikan bermutu untuk semua.