Belakangan Arab Saudi mengalami fenomena alam yang unik. Dalam beberapa pekan terakhir, perbukitan gersang menghijau. Tak hanya itu, terjadi pula hujan deras hingga memunculkan danau. Bersamaan dengannya, salju menyelimuti Gunung Jabal Al-Lawz.
Salah satu lokasi yang diguyur hujan lebat adalah lembah sungai terpanjang di Jazirah Arab, Wadi al-Rummah. Tak sedikit masyarakat yang hobi ski dan para penunggang kuda mendatangi tempat tersebut untuk bersenang-senang.
Wakil Sekretaris Presidensi Umum untuk Layanan dan Perlindungan Lingkungan Eng. Ahmed Bin Omar Bal'amish mengatakan, area Tawaf, tempat sholat, pintu masuk dan keluar disiapkan segera setelah hujan berhenti hanya dalam waktu seperempat jam.
UIM terus berupaya menjadi lembaga pendidikan yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu sains. Tujuan tersebut tak bisa tercapai tanpa peran sentral dari para alumni.
UBN mengungkapkan, selain bernostalgia sesama alumni Universitas di Arab Saudi, acara ini juga memperkuat hubungan antara para alumni dan pihak kampus.
Arab Saudi siap memberikan dukungannya kepada Palestina setelah Israel melakukan provokasi di Masjid Al-Aqsa. Sebab perjuangan ini merupakan hal penting.
Belakangan publik diramaikan denan pegunungan Arab Saudi yang menghijau. Banyak pengguna media sosial mengaitkan kejadian itu dengan hadits Rasulullah SAW tentang tanda hari kiamat. Menurut fakta sejarah, sebelumnya jazirah arab pernah hijau dan subur.
Menghijaunya pegunungan Makkah ini banyak dihayati warganet sebagai pertanda semakin dekatnya Hari Kiamat. Kesan ini berangkat dari hadits Rasulullah SAW yang menyatakan kiamat tidak akan terjadi hingga tanah Arab menghijau.
Juru Pusat Meteorologi Nasional, Hussain Al-Qahtani mengatakan sebagian besar wilayah Saudi memang dilanda badai petir sejak Ahad (8/1) hingga Selasa (10/1) besok.