Menurut JK, fungsi masjid di zaman nabi bukan hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga tempat bermusyawarah, tempat pendidikan dan kegiatan umat lainnya.
Rasio kewirausahaan Indonesia di angka 3,47 persen. Sehingga dorongan dan ajakan kepada kalangan usia produktif menjadi pengusaha gencar dilakukan banyak pihak.
Selain menjadi tempat ibadah, masjid dapat berfungsi sebagai shelter mitigasi bencana sementara. Masjid dapat menjadi tempat berlindung dan evakuasi masyarakat saat terjadi bencana.
Program Kurir Kebaikan mencangkup pemberdayaan remaja masjid sebagai relawan untuk membagikan masker kain, hand sanitizer, nasi kotak, serta sembako. Bantuan ini dibagikan ke pekerja harian maupun masyarakat terdampak.
Selain Ustaz Das'ad Latif, Rakernas juga memunculkan beberapa nama baru yang akan mengemban amanah sebagai pengurus. Misalnya Ustaz Nur Syamsuddin Makka atau yang dikenal sebagai Ustaz Syam sebagai Ketua Departemen Pemuda dan Remaja Masjid.
Indonesia sebagai bagian dari negara G20 sudah waktunya untuk melakukan diplomasi tangan di atas. Apalagi, rumah sakit yang dibangun nantinya akan dianggap rumah sakit Indonesia, bukan hanya MUI.
JK berpesan kepada jajaran pengurus masjid di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika melihat hal mencurigakan. Apalagi, kriminalisasi kepada ulama kembali marak terjadi belakangan ini.