Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah Indonesia segera mengambil sikap dan menjadi penengah dalam konflik antara Palestina-Israel sehingga peperangan dapat dihentikan.
DPP PDIP terus membahas calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi capres Ganjar Pranowo. Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyebut, hingga saat ini mulai mengerucut
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani tampil beda sejak pulang ibadah haji di Tanah Suci. Ketua DPR RI itu kini mengenakan hijab. Puan mengaku berhijab karena niat
Puan Maharani dan Gibran Rakabuming Raka menikmati akhir pekan bersama dengan berkeliling Kota Solo. Ketua DPR RI dan Wali Kota Solo ini pun nampak akrab
Puan berpesan agar Grha Bung Karno Klaten menjadi pusat kegiatan yang melibatkan berbagai sektor. Mulai dari pendidikan, seni budaya, ekonomi, hingga teknologi.
Puan menilai kehadiran event sport tourism itu membuktikan kepercayaan dan pengakuan masyarakat internasional atas kemampuan Indonesia menjadi tuan rumah berbagai acara olahraga bertaraf internasional.
Secara global, pembiayaan terkait pembangunan berkelanjutan yang salah satunya untuk memastikan masyarakat dapat mengakses air bersih dan sanitasi masih jauh dari harapan. Dengan perkiraan kesenjangan tahunan lebih dari empat triliun dolar Amerika Serikat.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Puan Maharani, berharap Nahdlatul Ulama (NU) terus mewarnai kehidupan global dengan wajah kemanusiaan di usia seabad.
Menurut Puan, negara-negara Muslim harus berkontribusi untuk memperluas kemitraan global yang dapat membuka jalan untuk membangun kepercayaan antar negara.
Puan turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Aljazair yang telah menempatkan patung Bung Karno di sana. Puan menilai kehadiran patung tersebut tak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga bagi bangsa Indonesia.
Puan meminta masyarakat agar tidak berlebihan dalam merayakan pergantian tahun baru. Menurutnya, keramaian di titik-titik acara atau tempat wisata pada liburan akhir tahun harus disikapi dengan bijaksana.
Puan menekankan mitigasi menjadi hal yang penting dilakukan guna mengurangi risiko bencana. Baik secara infrastruktur fisik dan SDM (sumber daya manusia), maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana alam.