Dampak ekonomi perang Rusia-Ukraina secara tidak langsung mempengaruhi stabilitas makro ekonomi dengan adanya kenaikan harga komoditas, termasuk minyak mentah.
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Di tengah perang Rusia-Ukraina, volatilitas pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak seekstrim volatilitas harga minyak bumi.
Indonesia akan kehilangan angka kesejahteraan masyarakat sebesar 72 juta dolar AS karena konflik ini, berdasarkan hitungan Global Trade Analysis Project (GTAP).
Sanksi terhadap Rusia jika negara maju memberikan banned atas komoditas Rusia, dampaknya akan memperburuk harga komoditas. Sebab, global supply rendah, dengan mengecualikan sumber komoditas alam asal Rusia.
Masyarakat tergiur keuntungan besar dengan cara yang relatif instan tanpa mempertimbangkan risikonya. Mereka hanya menebak naik atau turunnya sebuah aset.
Ekonom Institut for Development of Economics and Finance (INDEF), Nailul Huda mengatakan Indonesia masih belum siap untuk masuk ke Metaverse yang kompleks.
Industri gaming yang terus meningkat, berbanding lurus dengan kenaikan jumlah pemain gim di Indonesia. Menurut data dari Indonesia Esports Premier League (IESPL) menyebutkan pada 2019, terdapat 62,1 juta orang yang aktif bermain gim di dalam negeri.
Konsumen pesimis dialami kelompok yang berpendapatan Rp3-4 juta. Kelompok berpenghasilan Rp5 juta ke atas tidak cukup berdampak terhadap kebijakan PPKM Darurat.