Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Nailul Huda menilai kenaikan BBM tidak dapat meningkatkan minat masyarakat beralih ke transportasi umum.
Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Nurul Huda mengatakan maraknya livestream shopping menandakan bahwa saat ini masyarakat sangat membutuhkan visual.
Menurut Huda, ketika ingin membangun startup digital, usahakan untuk memiliki tujuan yang mengatasi masalah di masyarakarat. Bagi Huda, karena itu adalah poin pokok dari berdirinya perusahaan rintisan digital.
Indef menilai lonjakan inflasi di berbagai negara terjadi akibat perang Rusia-Ukraina. Kondisi ini sangat berdampak ke masyarakat, khususnya warga kelas bawah.
Belakangan istilah afiliator menjadi perbincangan masyarakat Indonesia. Hal tersebut dikaitkan dengan kemunculan influencer yang kemudian dikenal sebagai crazy rich Indonesia dengan kekayaan bersumber dari profesi afiliator.
Ekonom Institut for Development of Economics and Finance (INDEF), Nailul Huda mengatakan ada tiga faktor yang cukup krusial dalam fenomena investasi bodong ini.
Dampak ekonomi perang Rusia-Ukraina secara tidak langsung mempengaruhi stabilitas makro ekonomi dengan adanya kenaikan harga komoditas, termasuk minyak mentah.
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Di tengah perang Rusia-Ukraina, volatilitas pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak seekstrim volatilitas harga minyak bumi.
Indonesia akan kehilangan angka kesejahteraan masyarakat sebesar 72 juta dolar AS karena konflik ini, berdasarkan hitungan Global Trade Analysis Project (GTAP).