Program sosial rutin bulanan dilakukan yakni santunan kepada yatim dan dhuafa. Tercatat puluhan masyarakat berhak mendapatkan santunan berupa uang senilai Rp200 ribu dari pihak masjid.
Pembangunan masjid yang akan menjadi ikon masjid terbesar di Jabar itu menurutnya sangat memakan waktu, tenaga, pikiran, dan anggaran yang sangat besar.
Sejumlah masjid menggelar kajian jelang pergantaian tahun. Kegiatan Tahun Baru 2023 di ibu kota akan dipusatkan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 31 Desember 2022.
Zubaidi berharap, dengan adanya pemberlakuan pembinaan manajemen yang baik, masjid mampu menjadi institusi dakwah di masa depan, yang digawangi oleh para pengurus dan pengelola dengan kompetensi memadai.
Menurut Ustadz Fahmi, masjid sebagai pusat kaderisasi umat Islam, harus dikelola oleh orang-orang yang berpendidikan bagus. Hal ini persis seperti cita-cita istri Imran saat mengandung Maryam ibunda Nabi Isa AS.
Dari peristiwa bencana alam ini banyak masyarakat kehilangan bangunan rumah serta harta benda milikinya. Kendati demikian, di saat banyak bangunan yang rusak, beberapa kali kerap ditemukan bangunan masjid yang masih kokoh berdiri meski di terjang goncangan.
Ketua DKM Masjid Jami Miftahul Khair mengungkapkan bahwa banyak orang darmawan yang kerap menghibahkan sebagian harta mereka untuk keperluan masjid. Dengan begitu kebutuhan renovasi masjid dinilai lebih dari cukup.
Dia melanjutkan, dana bantuan tak serta merta hanya diperuntukkan kepada Imam masjid saja. Melainkan juga istri dari Imam Masjid turut diberdayakan dengan harapan dapat memperbaiki finansial keluarga mereka menjadi lebih baik.
Adapun harga sewa kios yang ditawarkan tidak terlalu memberatkan para pedagang, yakni dengan tarif sebesar Rp800 ribu perbulannya. Untuk lahan parkir dipatok Rp8.000 per unit tanpa harus menghitung waktu per jam.
Masjid yang berdiri di tanah dengan luas sekitar 2.000 meter persegi ini masih berada di bawah naungan PT Departemen Store Indonesia Sarinah. Masjid Al-Hikmah diresmikan pada tahun 1968.
DKM Masjid Daarut Tauhid Bandung, Ustadz Agus Mubarok mengajak umat muslim untuk mengembalikan kejayaan masjid. Hal ini ia sampaikan dalam kajian bertajuk Back To Masjid (Mengembalikan Kejayaan Ummat).
Masjid Tua Katangka memiliki tembok tebal yang sengaja dibangun sebagai benteng pertahanan melawan penjajah Belanda. Kala itu, Belanda menyerang Kerajaan Gowa dan masjid inilah yang menjadi tempat berlindung mereka dari serangan penjajah.
Masjid Terapung ini menawarkan keindahan arsitektur disertai pemandangan laut lepas yang mempesona. Tempat ibadah ini juga merupakan salah satu destinasi wisata religi favorit wisatawan lokal ataupun mancanegara.