Banjir bandang menerjang Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, sejak Jumat (6/1/2022). Akibatnya 1 orang warga dilaporkan meninggal dunia.
Badan Penanggulangan Provinsi (BPBD) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan sebanyak 1.409 kejadian bencana terjadi di Jakarta selama tahun 2022. BPBD DKI Jakarta mencatat, bencana kebakaran paling sering terjadi.
Dia mengimbau, agar pemerintah daerah Cianjur berkoordinasi dengan kementerian terkait, seperti Kementerian PUPR untuk segera menanggapi penyediaan hunian sementara atau sejenisnya bagi para korban.
Selama 36 hari pascagempa, masyarakat terdampak gempa di Kampung Karamat, Desa Sukamulya, Kecamtan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih tinggal tenda-tenda pengungsian dan belum bisa beraktivitas secara normal.
Sekretaris Umum Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Okrisal Eka Putra, mengungkapkan, musibah berupa bencana alam merupakan cara Allah memanggil manusia untuk mendekat kepada-Nya.
Dia menyebut bahwa dana bantuan tersebut akan segera dibelanjakan untuk membangun kembali sejumlah masjid yang terdampak, irigasi, hingga hal-hal ekonomi yang perlu dipulihkan.
Tahun 2022 sederet bencana alam kerap terjadi di Indonesia. Mulai dari gempa bumi, erupsi gunung berapi hingga banjir. Berbagai upaya tanggap bencana telah dilakukan. Ke depan, perlu lebih dari upaya tanggap bencana yaitu pemberdayaan jangka panjang.
Wilayah Indonesia merupakan tempat bertemunya berbagai lempeng tektonik hingga sabuk vulkanik yang bisa mengakibatkan gempa hingga gunung meletus. Mitigasi bencana menjadi sebuah kemestian agar risiko bencana bisa dikurangi.
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) mengadakan pelatihan Water Rescue dan Vertical Rescue untuk jurnalis media massa dalam upaya siap siaga terhadap bencana alam. Acara ini digelar di Arung Jeram Cisadane, Bogor, Jawa Barat.
Sekretaris Dewan Hisbah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Ustaz Amin Muchtar menyebut bahwa Islam mengajarkan dua cara pandang menyikapi bencana.
Dari peristiwa bencana alam ini banyak masyarakat kehilangan bangunan rumah serta harta benda milikinya. Kendati demikian, di saat banyak bangunan yang rusak, beberapa kali kerap ditemukan bangunan masjid yang masih kokoh berdiri meski di terjang goncangan.