Sekretaris Dewan Hisbah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Ustaz Amin Muchtar menyebut bahwa Islam mengajarkan dua cara pandang menyikapi bencana.
Dari peristiwa bencana alam ini banyak masyarakat kehilangan bangunan rumah serta harta benda milikinya. Kendati demikian, di saat banyak bangunan yang rusak, beberapa kali kerap ditemukan bangunan masjid yang masih kokoh berdiri meski di terjang goncangan.
Direktur Jenderal Perumahan Iwan Suprijanto mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan relokasi seluas 2,5 hektare yang dapat dibangun sebanyak 200 unit RISHA di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku.
Objek wisata bencana ini menyajikan wisata edukasi menarik bagi wisatawan terutama anak-anak. Dari tempat wisata tersebut anak-anak akan diajak mengenal bagaimana sejarah, resiliensi masyarakat, serta proses mitigasi bencana alam.
Umat Islam harus menyikapi musibah dengan berprasangka baik ke Allah SWT. Dia berharap para penyintas bencana tak selalu bersuudzan atas apa yang menimpanya.
Influencer Muslimah, Chiki Fawzi, merupakan Volunteer Specialist Dompet Dhuafa yang sangat gemar berbagi. Dia kerap ikut bersama relawan Dompet Dhuafa membersamai korban bencana alam di berbagai daerah di Indonesia.
Umat manusia bisa memanfaatkan sumber daya alam (SDA) di bumi. Namun, pengelolaannya mesti dilakukan dengan tauhid sebagai upaya mitigasi bencana secara Islami.
Pengasuh Pondok Pesantren Rumah Tahfiz Tunarungu Darul AShom, Yogyakarta, Ustaz Abu Kahfi mengatakan bencana alam yang terjadi belakangan ini merupakan teguran dari Allah SWT untuk manusia berintrospeksi diri.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat (Jabar) mengeluarkan surat edaran yang menegaskan bahwa musibah atau bencana alam bukanlah azab dari Tuhan Yang Maha Esa.
Banyaknya musibah yang terjadi di beberapa daerah Indonesia pads akhir tahun 2022. Bencana alam tersebut sebaiknya menjadi bahan renungan bagi kaum muslimin.
Salah satu warga Kampung Karamat, Didin Alamsyah, tak sadarkan diri karena tertimpa reruntuhan bangunan rumahnya. Didin di evakuasi oleh tim menuju ke pos kesehatan untuk mendapat penanganan pertama sebelum di bawa ke rumah sakit.
Menurut dia, kebanyakan orang kurang bersyukur sehingga terlena di kala mereka tengah mendapatkan nikmat berlimpah. Namun ketika Allah memberikan suatu musibah, maka dia akan kembali mengingat-Nya.