Jumlah korban meninggal akibat erupsi Semeru yang terus bertambah membuat PPLI tergerak untuk membantu relawan yang terus berjuang menemukan korban erupsi Gunung Semeru.
Indra mengimbau kepada warga yang ingin memberikan bantuan kepada warga terdampak berupa dana. Dana tersebut nantinya akan dibutuhkan untuk relokasi pengungsian.
Jumlah korban meninggal dari erupsi Gunung Semeru bertambah empat orang sehingga totalnya menjadi 43 orang. Sementara warga luka-luka sebanyak 104 orang.
Dalam rapat koordinasi posko yang digelar pada hari ini, Kamis (9/12), sejumlah pelayanan dasar menjadi perhatian petugas di lapangan untuk dioptimalkan.
Dalam penanganan penanggulangan bencana hingga hari ini, Satuan Tugas Penanganan telah dibentuk. Korban jiwa maupun materi diperkirakan terus mengalami penambahan.
Usai kejadian, warga terdampak sempat mengecek rumah mereka masing-masing melalui jalur yang bisa dilewati. Seorang warga bercerita bagaimana erupsi Gunung Semeru telah menewaskan banyak ternak peliharaannya.
Keberadaan gunung menjadikan sebagian bumi berupa dataran tinggi, sedang lainnya sebagai lembah dan dataran rendah. Kesemuanya membentuk keharmonisan hamparan bumi ciptaan Allah.
Ratusan warga terpaksa harus mengungsi ke berbagai tempat aman untuk menghindari awan panas di gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut yang terjadi sejak, Sabtu (4/12/2021).
Pada delapan jenazah di Kecamatan Candipuro, terdapat satu jenazah korban ditemukan di Dusun Kebondeli Selatan, pukul 15.45 WIB, yang masih belum teridentifikasi.
Di sepanjang jalan menuju lokasi, Kepala BNPB melihat banyak kerusakan vegetasi berupa pohon tumbang dan material vulkanik yang menutupi jalan hingga ketebalan kurang lebih 30 sentimeter.