Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan santunan kepada setiap korban jiwa sebesar Rp50juta sebagai tanda belasungkawa tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Kepala Dinas Kesehatan dan beberapa pihak terkait untuk proaktif dan memberikan pertolongan medis, kepada para korban yang mengalami luka-luka secara maksimal.
Manajemen Arema FC menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban. Saat ini manajemen Arema FC terus berkoordinasi dengan pusat layanan kesehatan untuk mengurus para korban.
Perubahan angka kematian tersebut setelah tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri melakukan pengecekan langsung terhadap para korban dan teridentifikasi 100 persen.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan, Pemprov dan Pemkab bersedia menanggung layanan kesehatan para korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.
Kecelakaan ini berawal saat bus GA Trans Nopol AD 1507 EH diduga mengalami rem blong. Bus yang membawa karyawan pabrik garmen asal Solo, Jawa tengah tersebut meluncur ke bawah tanpa bisa dikendalikan.
Saat ini personel gabungan tersebut fokus pada pencarian dan evakuasi serta pelayanan dasar warga terdampak paska erupsi Gunung Semeru yang terjadi Sabtu (4/12/2021) kemarin. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data dan Informasi KemenPUPR Nazib Faizal.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyebutkan sebanyak 13 warga dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu, (4/12/2021).