LANGIT7.ID, Jakarta - Jenazah korban akibat
kerusuhan atau pembunuhan tetap harus dilaksanakan sesegera mungkin. Kondisi ini berlaku bagi jasad yang belum teridentifikasi.
Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh, mengajak
ormas Islam untuk saling bahu-membahu dalam memberikan pertolongan. Lalu penanganan jenazah dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya.
"Agar hak-hak jenazah segera ditunaikan sesuai ketentuan keagamaan. Bagi
jenazah yang belum teridentifikasi agar segera ditangani secara syari," ujar dia dalam keterangannya, dikutip Selasa (4/10/2022).
Baca Juga: Prasangka hingga Fanatisme, Ini 5 Penyebab Konflik Berujung KerusuhanHal itu disampaikannya dalam menanggapi kerusuhan kanjuruhan. Di mana kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur menelan ratusan korban jiwa.
Peristiwa itu terjadi pascapertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3. Aremania masuk ke lapangan diduga hendak berbuat rusuh.
Petugas keamanan melepaskan gas air mata hingga menimbulkan kepanikan. Tercatat ada 125 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka, masih menjalani perawatan.
"Sangat perlu adanya penanganan lebih lanjut untuk menuntaskan masalah ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan MUI daerah untuk mengkonsolidasikan dan memberi dukungan dalam penanganan korban," katanya.
Dia berharap, seluruh pihak yang terlibat mampu untuk segera menangani dan menuntaskan permasalahan ini, agar sepak bola kembali pada khittahnya.
"MUI mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan dan pertolongan bagi korban yang masih selamat, agar dapat ditangani dengan sebaik-baiknya," tambahnya.
(bal)