Ekonomi Islam masih sekadar simbol dan belum bisa sepenuhnya diterapkan. Ekonom Universitas Indonesia (UI), Prof Faisal Basri, blak-blakan soal penyebab konsep ekonomi Islam belum bisa diterapkan di Indonesia.
Nabi Yusuf AS bukan hanya seorang nabi. Dia juga merupakan ekonom yang meletakkan dasar-dasar ilmu ekonomi dalam menghadapi krisis. Menurut Faisal Basri, Nabi Yusuf merupakan ekonom pertama yang meletakkan dasar-dasar perencanaan perekonomian.
Ekonom Senior, Faisal Basri, menilai penerapan sistem ekonomi Islam bisa menjadi solusi inflasi perekonomian dunia. Hal itu karena karakteristik ekonomi Islam sangat berbeda dengan sistem kapitalis yang sangat individualistik.
Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW melarang umatnya untuk melakukan transaksi dan aktivitas ekonomi di dalam masjid. Namun hal ini tidak berlaku secara umum.
Kepemimpinan Sultan Iskandar Muda di era Kerajaan Aceh Darussalam merupakan masa kejayaan daerah. Ketika itu ekonomi dan pendidikan Islam berkembang pesat.
Data Badan Pusat Statistik, populasi ternak kambing dan domba justru mengalami tren peningkatan. Tahun 2000 hingga 2020, yaitu kambing dari 12 juta ekor menjadi 19 juta ekor.
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyebut dari USD11 miliar nilai ekspor dalam industri garmen, Indonesia hanya menjual sekitar USD500 juta fesyen muslim.