Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Jihad untuk Negeri Lewat Peternakan Domba

mahmuda attar hussein Senin, 17 Januari 2022 - 10:30 WIB
Jihad untuk Negeri Lewat Peternakan Domba
Peternakan domba. Foto: YouTube JagaLilin
Langit7, Solo - Masiih banyak sekali potensi dari sektor pertanian yang bisa dimanfaatkan. Apalagi, masyarakat Indonesia sangat bergantung kepada sektor pertanian dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Salah satu sektor yang diyakini memiliki banyak keunggulan yakni peternakan domba. Adapun keunggulan tersebut di antaranya seperti kemudahan perawatan, cepat berkembang biak, limbah yang dapat dimanfaatkan, bahkan hingga pangsa pasar yang selalu tersedia.

Hal itu juga yang dirasakan muslim asal Bogor, Budi Susilo Setiawan. Dia menjalankan usaha peternakan terpadu berbasis peternakan domba.

Baca juga: Indonesia Fokus di Sektor Makanan dan Minuman Halal di 2022

Muslim kelahiran Solo itu memutuskan untuk menjadi peternak domba karena memang telah merintis usaha tersebut semasa kuliahnya.

"Kita merasakan hasilnya, dan ketika lulus kuliah kita mengikhtiarkan diri untuk mulai usaha di bidang peternakan domba yang notabene sudah kita rintis saat masih kuliah," jelasnya dikanal YouTube Jagalilin.

Menurutnya, permintaan akan domba di Indonesia sendiri cukup besar, tapi tidak didukung dengan pasokan yang ada. Di mana negara melakukan impor untuk menutupi kekurangan tersebut.

Data Badan Pusat Statistik, populasi ternak kambing dan domba justru mengalami tren peningkatan. Hal itu terhitung dari tahun 2000 hingga 2020, yaitu kambing dari 12 juta ekor menjadi 19 juta ekor dan domba dari 7 juta ekor menjadi 17 juta ekor.

Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Lampung merupakan wilayah dengan populasi kambing terbesar dan mencakup lebih dari 50 persen populasi. Sedangkan populasi domba paling besar adalah di Jawa Barat yang mencakup lebih dari 60 persen populasi, dan diikuti oleh Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca juga: Buka Gerai di Bandara YIA, Dekranasda Tingkatkan Penjualan Produk UMKM

Sementara jika menilik Outlook Daging Kambing/Domba 2019 yang dirilis Kementerian Pertanian, selama 2019-2023, Indonesia akan mengalami surplus produksi daging domba dan kambing. Kendati demikian dalam periode 2009-2018, angka impor daging domba dan kambing mengalami peningkatan signifikan.

"Nah disitulah kita terpanggil. Sebenarnya ini juga berkat keistiqomahan untuk fokus menjalankan usaha," ujarnya.

Budi menuturkan, cara agar usaha bisa berkembang signifikan yakni dengan fokus menjalankannya. Sebab, kata dia, selama ini masih banyak orang yang menjadikan usaha sebagai sampingan, bukan pekerjaan utama.

"Selain itu, kami meyakini karena di kitab suci (Al-Quran) disebutkan ternak kambing dan domba ini mendapatkan berkah dari Allah," jelasnya.

Terlebih, lanjut dia, Indonesia juga merupakan negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia.

Dari peternakannya itu, Budi terus berupaya untuk selalu berinovasi. Saat ini, dia masih berfokus mengembangkan produk hasil ternaknya menjadi makanan kaleng.

"Sekarang kalau hilirnya itu adalah produk peternakan dalam kemasan kaleng, yang sedang kita upayakan untuk go internasional," ujarnya.

Baca juga: #LapakGanjar Bantu Usaha Kriya Ini, Dapat Orderan Bejibun

Berbicara hilir, lanjut dia, juga akan berdampak pada hulunya. Di mana dia turut memberdayakan peternak dari Jawa Timur hingga Sumatera untuk fokus pada hasil ternak yang diolah dalam bentuk makanan kaleng.

"Selain rendang kaleng, kita juga ada aqiqah premium, yaitu aqiqah kemasan kaleng. Dalam produk ini juga bisa personal branding, karena di kaleng itu nanti ada foto dan nama anak yang diaqiqah," jelasnya.

Dengan konsep pemasaran from farm to table tersebut, dapat meningkatkan penjualan dan berdaya saing dengan produk daging impor. Sebab, produk kemasan kaleng diyakini bisa awet lebih lama.

"Sebenarnya dalam usaha itu bagaimana kita menjaga kontinuitas, termasuk kualitas dan kuantitas," tambahnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)