Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan, Indonesia merupakan rumah besar bagi masyarakat Indonesia yang beragam. Negara tidak perlu condong ke mazhab tertentu karena bisa membahayakan kemajemukan yang selama ini menjadi mozaik bangsa Indonesia.
Cendikiwan muslim, Prof Din Syamsuddin menilai pemerintah tak perlu terlibat mengenai perbedaan pemahaman keagamaan di masyarakat. Dia menyampaikan pandangannya soal adanya permintaan untuk melarang paham Wahabi.
Menurut dia, sifat tersebut hanyalah sebuah hedonis semata yang tidak ada manfaatnya kepada masyarakat. Dengan demikian, sifat tersebut dapat menimbulkan berbagai macam pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai harta yang diraih.
World Peace Forum (WPF) ke-8 akan dilaksanakan pada 17-18 November 2022 mendatang, di Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah, mengangkat tema Human Fraternity and the Middle Path for Peaceful, Just and Prosperous World.
Fanatisme yang ada adalah untuk membangun militansi diri untuk berkomitmen, bukan untuk mengabaikan, menyalahkan bahkan memvonis orang lain yang berbeda. Itu bukan karakter Muhammadiyah
Menurut Din Syamsuddin, PP Muhammadiyah satu periode terakhir sudah bagus dengan kiprah dan performa efektif. Hal ini ditunjukkan, bertambahnya amal usaha baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun sosial, dan ekonomi.
Haedar menjelaskan, dengan kandungan dan makna surat Al-Ashr ini, Rasulullah mengubah bangsa Arab yang sebelumnya penyembah berhala menjadi umat Islam yang memurnikan tauhid.
Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini pembentukan ISWARA sebagai komitmen jihad Aisyiyah membangun perekonomian bangsa Indonesia, khususnya kaum perempuan.
Muhammadiyah menyebut penyakit gangguan ginjal akut pada anak-anak tak bisa diremehkan. Jangan sampai masalah ini merugikan masa depan bangsa nantinya.
Santri tidak terbatas kepada golongan atau ormas Islam tertentu. Santri bisa berasal dari berbagai afiliasi dan latar belakang. Salah satunya adalah santri yang mondok di pesantren Muhammadiyah. Adakah perbedaan antara santri dari Pesantren Muhammadiyah dengan santri pada umumnya?
Rencananya, forum tersebut akan dihadiri 100 tokoh dunia lintas agama. Salah satu isu yang akan dibahas dalam isu yang berkaitan dengan masalah krisis dunia yang potensial berdampak pada tatanan dunia.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan agar kebijakan negara jangan sampai merugikan agama, apalagi hingga terkesan antiagama.