Kementerian Agama menyiapkan instrumen monitoring dan evaluasi untuk memastikan kehalalan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pesantren dan madrasah. Langkah ini menjadi upaya Kemenag menjaga prinsip halalan toyyiban serta mendukung visi Presiden Prabowo untuk pemenuhan gizi umat yang aman dan menyehatkan.
Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Nasaruddin Umar, mewakili Indonesia di Forum Perdamaian Dunia SantEgidio di Roma. Kehadirannya menegaskan peran Indonesia sebagai pelopor diplomasi lintas iman global yang menempatkan nilai toleransi dan kemanusiaan sebagai jembatan perdamaian dunia.
Kementerian Agama memperkuat kemitraan dengan dunia industri untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah vokasional. Melalui konsep Teaching Factory dan manajemen berbasis industri, MAKN diarahkan agar mampu mencetak lulusan siap kerja yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan pasar.
Pemerintah memperkuat perlindungan jamaah umrah lewat regulasi baru dalam UU No 14 Tahun 2025. Jamaah kini bisa berangkat secara mandiri, namun tetap terjamin keamanan, layanan, dan pengawasan melalui sistem resmi Kementerian Agama dan kerja sama dengan Arab Saudi.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan IES Forum 2025 di NTB sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional melalui potensi dana umat dan industri halal global.
Kemenag lewat AICIS 2025 di UIII Depok mengukuhkan Indonesia sebagai pusat dialog Islam global. Konferensi ini menggabungkan nilai ekoteologi, etika teknologi, dan sains untuk masa depan berkelanjutan.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambut positif pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama. KH Jeje Zaenudin menegaskan pentingnya pembenahan administrasi, pendataan, dan pengawasan lembaga pesantren agar lebih transparan dan terdaftar resmi.
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii menegaskan pentingnya sinergi antara pengusaha dan pesantren untuk memperkuat ekonomi keumatan. Dalam forum bisnis Hipka di Jakarta, Wamenag menyoroti peran pesantren sebagai motor penggerak ekonomi nasional yang berkeadilan dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Presiden Prabowo Subianto resmi menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di Kementerian Agama. Langkah ini menjadi babak baru penguatan sistem pendidikan keagamaan di Indonesia, sekaligus memperluas dukungan pemerintah bagi ribuan pesantren di Tanah Air.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pesantren sebagai jantung peradaban bangsa Indonesia. Dalam Pesantren Award 2025, ia menyebut pesantren berperan membentuk generasi berakhlak, berilmu, dan menjaga keseimbangan antara rasionalitas dan spiritualitas.
Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Microsoft Indonesia meluncurkan program pelatihan kecerdasan buatan (AI) untuk 50 ribu guru dan santri dari 512 pesantren. Inisiatif ini menjadi kado negara menjelang Hari Santri 2025, membuka era baru pembelajaran digital di lingkungan pesantren Indonesia.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi pusat kemandirian dan moralitas bangsa. Pesantren telah berperan selama berabad-abad dalam membentuk karakter, menggerakkan ekonomi lokal, dan menjaga nilai-nilai luhur umat.
BAZNAS Kota Yogyakarta menerima kunjungan Inspektorat Jenderal Kemenag RI dalam rangka pemantauan tindak lanjut hasil Audit Syariah 2023. Kegiatan ini mendapat apresiasi atas transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di tingkat kota.