Tafsir An Nisa Ayat 48: Dosa Syirik Tidak Akan Diampuni Allah
Jaja Suhana
Selasa, 31 Mei 2022 - 09:30 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Allah SWT membuka pintu maaf seluas-luasnya bagi hambanya yang bertaubat dari dosa. Namun ada satu dosa yang tidak diampuni oleh-Nya sebelum dia bertaubat ketika ajal datang, yakni dosa syirik atau menyekutukan Allah.
Setiap manusia memiliki kecenderungan berbuat dosa. Sebab itu Allah memerintahkan hambanya bertaubat dan kembali ke jalan yang lurus (aqidah salimah).
Namun jangan sampai seseorang terjerumus ke dalam dosa syirik. Karena Allah mengampuni dosa-dosa yang lain selain dosa syirik.
Baca Juga:Tafsir At-Tahrim Ayat 6: Didik Anak dengan Adab dan Ilmu
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا
Artinya: "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar." (QS An Nisa: 48).
Setiap manusia memiliki kecenderungan berbuat dosa. Sebab itu Allah memerintahkan hambanya bertaubat dan kembali ke jalan yang lurus (aqidah salimah).
Namun jangan sampai seseorang terjerumus ke dalam dosa syirik. Karena Allah mengampuni dosa-dosa yang lain selain dosa syirik.
Baca Juga:Tafsir At-Tahrim Ayat 6: Didik Anak dengan Adab dan Ilmu
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا
Artinya: "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar." (QS An Nisa: 48).