Tak cuma Fedi Nuril saja yang menyampaikan kritik. Luna Maya dan Chicco Jerikho memberikan kritik dengan menyematkan emotikon wajah terkejut untuk unggahan tersebut.
Salah satu hal penting untuk menumbuhkan keunggulan iptek umat islam adalah dengan kebebasan berpendapat dan toleransi, sebagaimana masa kejayaan ilmuwan muslim di masa Abbasiyah dulu, ujar Ilham dikutip dari Instagram pribadinya.
Mantan Menteri Kehakiman era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menyinggung soal penegakan hukum yang dapat menghancurkan negara bila tidak ditegakkan dengan benar.
Presiden pertama RI, Soekarno mendapat keberkahan untuk menunaikan ibadah haji di tahun 1955. Kala itu perjalanan haji banyak dilakukan lewat jalur laut. Namun, bagi pemimpin negara seperti Soekarno pergi ke Tanah Suci menggunakan pesawat, di mana saat itu menumpangi Garuda G-340.
Mengawali karier sebagai pedangdut, mengikuti jejak sang ayah, A. Rafiq, Fadia kemudian menapaki jalur politik dari bawah hingga akhirnya menjadi orang nomor 1 di Kota Batik.
Anies juga menyinggung tidak tuntasnya sistem pendidikan di Indonesia. Di mana ia menyebut setiap tahunnya ada 1,7 juta anak sekolah yang masuk kelas 1 SD, tidak pernah kelas 3 SMA.
KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) punya kebiasaan sendiri ketika buka puasa di keluarga dan pesantrennya. Tradisi itu adalah membebaskan untuk memilih makanan
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut mengangkat tema Ketimpangan Hukum dalam Perspektif Kelas: Analisis Politik Hukum terhadap Penegakan Hukum bagi Masyarakat Miskin.
Sebagai bulan yang mulia, tentu umat muslim perlu mempersiapkan kedatangannya sebaik mungkin. Sehingga saat datangnya bulan tersebut, kita bisa optimal menjalankan ibadah sebaik-baiknya.
Mengenai shalat, dia sangat tekun mengerjakannya tepat waktu dan berjamaah. Dia juga rajin mengerjakan shalat sunnah rawatib. Kemudian mengenai zakat, dia meninggal tanpa memiliki harta dalam jumlah minimal yang harus dizakati.
Dalam proses perkembangannya, umat Islam sempat mengalami tantangan besar berupa Perang Salib. Kemudian lahirlah sosok Shalahuddin Al Ayyubi yang menyatukan.
Demi anak-anak mau mengaji segalanya pun disiapkan sendiri. Mulai karpet, hingga meja kecil sederhana. Kegiatan ini sudah dijalaninya sejak delapan tahun lalu.