Kedaulatan Islam meluas sampai mendekati Afganistan dan Cina di sebelah timur, Anatolia dan Laut Kaspia di utara, Tunis dan sekitarnya di Afrika Utara di bagian barat dan kawasan Nubia di selatan.
Tak disangsikan lagi bahwa ia mempunyai banyak pengagum di Barat, dan kisah-kisahnya muncul dalam karya-karya Hans Anderson, dalam Gesta Romanorum tahun 1324. Bahkan dalam karya Shakespeare.
Para pengarang Sufi sering kali menganggap Yesus sebagai Jalan (a Master of the Way). Sebagai tambahan, ada banyak sekali tradisi lisan tentang Yesus di Timur Tengah sekarang, yang menunggu seorang penulis.
Menurut sebuah naskah Sufi, Sultan Saladin bertemu guru agung Ahmad Al-Rifai, pendiri Tarekat Rifaiyyah, 'Kaum Darwis yang Menangis', dan mengajukan beberapa pertanyaan.
Kisah ini memperkenalkan legenda lisan para darwis yang secara tradisional disusun oleh Al-Mutanabbi. Kisah-kisah ini, wasiatnya, menurut para penutur cerita, tidak boleh dituliskan selama seribu tahun.
Pengalaman perang pertama beliau adalah pada Perang Fijar, yakni perang yang terjadi antara kabilah Quraisy dan sekutu mereka dari Bani Kinanah melawan kabilah Qais dan Aylan.
Kaum Quraisy menunda-nunda renovasi Kakbah karena merasa takut kalau bangunannya diperkuat, pintunya ditinggikan dan diberi beratap, dewa Kakbah yang suci itu akan menurunkan bencana kepada mereka.
Konflik antara Qabil dan Habil yang berujung pada pembunuhan atas salah satu dari mereka menjadi hari duka bagi Nabi Adam. Ini adalah pembunuhan pertama yang disebabkan perempuan.
Bumi bersumpah kepadanya dan mengatakan seperti yang ia katakan kepada Jibril. Maka, Mikail pun meluluskan sumpah bumi dan dia tidak mengambil apa pun darinya.
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menjelaskan, keamanan dalam proses haji merupakan hal penting.
Kisah yang menggelitik ini yang berulang kali disebutkan memiliki makna mendalam di samping pesan moral yang jelas, merupakan bagian dari naskah para darwis pengembara (Kalandar).
Kisah ini disinggung dalam buku Sir Fairfax Cartwright, Mystic Rose from Garden of the King, terbit di Inggris tahun 1899.Versi ini berasal dari Awad Afifi, seorang Tunisia, yang wafat tahun 1870.
Dalam kitab Ihya Ulumiddin, Imam Ghazali menjelaskan pengertian mampu sebagai syarat wajib haji dilihat dari dua sisi, yaitu punya harta yang cukup untuk bekal juga nafkah keluarga yang ditinggalkan, dan sehat jasmani dan rohani.
Dikisahkan bahwa Husein, cucu Muhammad, menyampaikan cerita ini kepada Khajagan (Para Guru) yang pada abad ke-14 mengubah nama rnereka menjadi Thoriqoh Naqshibandiah.
Pada suatu ketika Khidhir, Guru Musa, memberi peringatan kepada manusia. Pada hari tertentu nanti, katanya, semua air di bumi yang tidak disimpan secara khusus, akan lenyap.