Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Metaverse dalam Pandangan Islam, Bolehkah?

Muhajirin Senin, 17 Januari 2022 - 10:00 WIB
Metaverse dalam Pandangan Islam, Bolehkah?
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Dai kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan hukum metaverse dalam pandangan Islam. Metaverse adalah bentuk dunia virtual yang di dalamnya terdapat interaksi seperti dunia nyata. Ini disebut terobosan baru dalam dunia teknologi.

UAH menilai, metaverse dalam sudut pandang Islam ibarat virtualisasi kehidupan dari sumber pancaran imajinatif, didorong data-data yang nyata. Imajinasi dalam bahasa Arab termasuk dari diksi Al-Qur'an, yang diwakili beberapa kata.

"Seperti kata 'amaniyyu' di Surah Al-Baqarah ayat 78, 'dan di antara mereka itu di kalangan ahli kitab orang-orang tidak mengetahui kecuali daya imajinasi dan prasangka-prasangka'," kata UAH melalui kanal YouTube Adi Hidayat Official, dikutip Senin (17/1/2022).

Dalam Al-Qur'an, informasi yang masuk ke dalam otak diteruskan ke jiwa akan menciptakan ruang khayalan. Khayalan itu bisa bersifat positif, bisa pula negatif. Namun, UAH menilai metaverse itu bisa menjadi wadah untuk berbagai aktivitas ibadah, asal ada perangkat yang mendukung.

Di dunia nyata, kata UAH, seseorang bisa mengajar, shalat, membaca Al-Qur'an, dan sebagainya. Di metaverse, aktivitas ibadah bisa dilakukan, seperti majelis taklim, jika ada perangkat yang mendukung.

"(Misalnya) saya ingin mengajar tentang manasik, masukkan ke dunia digital dan pasokkan datanya. Data-data yang berisi support di Makkah, padang Arafah divirtualkan, tapi datangkan secara real time. Maka kita menjelaskan di situ kita masuk (Makkah-red), disampaikan dan seterusnya," kata UAH.

Menurut UAH, jika metaverse menyediakan perangkat kebaikan, maka tidak ada permasalahan. Itu justru memberikan maslahat, karena seorang pelajar bisa melihat kondisi Mekkah maupun arafah seperti nyata.

"Secara Islam, maka dapat positif, terdapat nilai positif di dalamnya, namun jika tidak berfungsi secara fitrahnya maka harus dihindari. Tergantung pada penggunanya seperti apa," kata UAH.

Dalam hal ini, metaverse seperti teknologi pada umumnya. Ibarat mata pisau, jika pengguna memanfaatkan untuk kebaikan, maka itu akan bernilai kebaikan. Demikian pula sebaliknya. Maka sikap seorang muslim seharusnya memanfaatkan setiap perkembangan teknologi untuk memudahkan syiar Islam.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)