LANGIT7.ID - , Jakarta - Menjamurnya media sosial di era digital seperti saat ini, memiliki dua dampak, positif dan negatif. Manfaatnya pun tergantung dari bagaimana Anda menggunakannya.
Bila media sosial digunakan dengan cara yang baik, maka dampaknya pun akan baik juga. Sebaliknya bila dilakukan dengan cara salah, ia akan menyebabkan sebuah konflik apa masalah.
Lantas, bagaimana seharusnya menggunakan medsos yang baik dan benar?
Baca juga: Bagaimana Memilih Ustadz Saat Belajar Islam di Medsos? Berikut Panduan dari Buya YahyaPsikolog Rumah Konseling, Muhammad Iqbal mengatakan menggunakan medsos yang baik dan benar adalah dengan memiliki keseimbangan waktu. Hal ini penting, artinya bukan soal durasinya saja tetapi soal konten dan keseimbangan antar dunia maya dan dunia nyata.
"Jadi seseorang itu harus bisa membatasi dirinya, menjaga atau mengatur dirinya agar seimbang," katanya kepada Langit7.
Selanjutnya, jangan jadikan atau menganggap semua yang tampil di media sosial itu nyata. Menurut Iqbal, banyak orang yang berbohong atau manipulasi dunia nyata dengan dunia maya.
"Kita tidak boleh membanding-bandingkan diri dengan orang lain, kita harus menjadi diri kita dan kita harus percaya diri," ucapnya.
Kemudian, terkait orang-orang yang suka menyindir lewat sosial media, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana ini mengatakan hal tersebut tidak perlu dipikirkan, tetapi tetap Anda harus mengevaluasi diri.
Baca juga: Pesantren Harus Melek Digital Atasi Otoritas Keilmuan yang Hilang di Medsos"Dalam hidup ini jangan terlalu baper (ucapnya sambil tertawa) karena orang baper itu mudah sakit, jadi harus tahan banting. Karena biasanya tidak akan ada asap kalau tidak ada api, untuk itu bila ada orang menyindir kita, berarti kita harus mengevaluasi diri," tutupnya.
(est)