LANGIT7.ID, Jakarta - Tindakan represif aparat gabungan TNI dan Polri terhadap warga Wadas terus menjadi sorotan publik. Hal itu lantaran beredar video di media sosial yang memperlihatkan ratusan aparat dengan senjata lengkap mendatangi Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (8/2/2022).
Dari video tersebut nampak sejumlah warga ditangkap dan digelandang oleh aparat. Berdasarkan keterangan dan informasi lintas lembaga dan organisasi terkait dengan situasi terkini, terjadi penangkapan kurang lebih 60 orang serta tindakan represif yang terjadi pada warga, tim kuasa hukum warga dan aktivis di Desa Wadas.
Baca juga: Dari Masjid, Warga Wadas Melawan KezalimanMelihat hal ini Majelis Ulama Indonesia (MUI memberikan pernyataan sikap yang terdiri dari enam poin, diantaranya:
1. Mengingatkan kepada pihak kepolisian bahwa setiap Warga Negara Republik Indonesia berhak dan sah untuk menyampaikan aspirasi dan mengkonsolidasikan gerakkan terkait penyelamatan kelestarian dan masa depan lingkungan hidup sebagaimana telah diamanatkan dalam Pasal 28H UUD NKRI 1945 dan Undangan-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
2. Mengecam segala bentuk tindakan aparat Kepolisian yang terindikasi bersifat intimidatif, represif dan konfrontatif yang dapat menimbulkan ketakutan, gangguan keamanan dan ketertiban bagi warga di desa Wadas.
3. Mengecam dugaan tindakan menutup dan membatasi akses informasi publik terkait dengan kondisi terkini dari desa Wadas.
Baca juga: Lawan Gerakan Anti Jilbab di India, Muslimah Ini Lantang Takbir ke Demonstran4. Mendesak kepolisian supaya menghentikan penangkapan warga, tim kuasa hukum dan aktivis di Desa Wadas.
5. Mendesak pihak kepolisian untuk membuka akses bagi tim kuasa hukum, media, pers dan pendamping warga di Desa Wadas.
6. MHH dan LKHP Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendesak Kapolri untuk mengendalikan tindakan aparat kepolisian di Desa Wadas sebagaimana telah dinyatakan pada point 1, 2, 3, 4 dan 5 di atas.
Baca juga:
MUI Keluarkan Fatwa Vaksin Merah Putih Halal dan AmanHPN 2022, Membangun Kedaulatan Nasional di Era Digitalisasi Global(asf)