LANGIT7.ID, Jakarta - Setiap manusia sudah memiliki jatah rezeki masing-masing. Allah Ta'ala telah menjamin hal itu. Namun, kerap timbul pertanyaan di tengah masyarakat terkait masih ada orang yang mati kelaparan.
Jaminan rezeki itu termaktub dalam Surah Hud ayat 6, "Dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)."
Baca juga: Haram Masuk Surga Jika Membiarkan Tetangga KelaparanJaminan rezeki dari Allah ta'ala kepada setiap manusia adalah jaminan yang pasti. Allah dengan segala sifat rahman dan rahim-Nya tak akan melupakan barang satu pun makhluk ciptaan-Nya pun di bumi dalam perkara rezeki.
Lalu, bagaimana dalam kasus orang yang mati kelaparan? Ustadz Rifky Jafar Thalib menjelaskan, orang yang meninggal dunia karena kelaparan merupakan bagian dari kuasa Allah Ta'ala.
"Mereka yang oleh Allah dijadikan meninggal dunia dalam keadaan kelaparan itu pertanyaan yang tepat bukanlah mana jaminan rezeki untuk mereka, tapi Allah menjadikan mereka yang kelaparan ujian buat kita. Sebagaimana Allah Ta’ala menjadikan sebagian kita sebagai ujian," kata Ustadz Rifky melalui kanal YouTube
Madani TV, dikutip Selasa (22/3/2022).
Baca juga: Memaknai Surah Al-Maun, Klinik Ini Layani Kelompok DhuafaOrang mati kelaparan menjadi ujian termaktub dalam Surah Al-Furqan ayat 20. Allah Ta'ala berfirman, "Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagiaan yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan adalah Tuhanmu maha Melihat."
Jadi, kata Ustadz Rifky, jika ada orang yang mati kelaparan, ia merupakan ujian bagi masyarakat umum. Artinya, itu merupakan ujian kepedulian. Terlebih, dalam Islam seseorang tidak akan masuk surga jika dia tidur kenyang sementara tetangganya dalam keadaan lapar.
"Jadi pertanyaanya bukan mana jaminan rezeki dari Allah untuk mereka, tapi Allah menjadikan mereka Ujian buat kita. Bukan kita yang tanya kepada Allah, tapi Allah yang bakal tanya kepada kita, ‘Apa yang telah kamu lakukan kepada hamba-Ku yang kelaparan?'" ucap Ustadz Rifky.
(jqf)