LANGIT7.ID, Jakarta - Pembangunan hunian sementara (huntara) untuk pengungsi Semeru hasil sumbangan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI)di kawasan relokasi pemerintah di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang rampung.
Direktur Eksekutif Indonesia CARE, Lukman Azis mengatakan setelah dikebut siang malam, huntara untuk pengungsi Semeru telah selesai.
"Insya Allah tanggal 25 Maret (2022) akan diserahkan oleh PDGI kepada pengungsi Semeru melalui Pemerintah Kabupaten Lumajang," ungkap Direktur Eksekutif Indonesia CARE, Lukman Azis kepada wartawan di Jakarta (23/3/2022).
Baca juga: Indonesia Care Bikin Sofa dari Sampah untuk Pengungsi SemeruLukman menegaskan setidaknya lembaganya telah menyelesaikan amanah huntara sebanyak 9 unit.
"Sebagian dibuat di kawasan relokasi pemerintah di Sumber Mujur, sebagian lagi di kawasan zona hijau dan kuning di dua desa, satu Sumber Wuluh dan kedua Kamar Kajang," imbuhnya.
Ketua Umum PDGI yang baru terpilih dalam Kongres Balikpapan pada 19 Maret 2022, drg Usman Sumantri mengharapkan agar hunian sementara ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal sehingga masyarakat terdampak segera merasakan keberadaannya, apalagi menjelang puasa.
"Saya mengapresiasi kecepatan Indonesia CARE dalam mengawal pembangunan huntara sehingga bisa selesai sebelum puasa," tandas Usman.
"Kami melanjutkan amanah yang dititipkan Ketua Umum PDGI sebelumnya, dokter (gigi) Hananto Seno untuk mengawal proses pembangunannya. Insya Allah Kamis tanggal 25 Maret sudah bisa diresmikan oleh Ibu Wakil Bupati," ujar Usman.
Baca juga: Pemerintah Targetkan Huntap Pengungsi Semeru Rampung Sebelum Lebaran 2022Dikatakannya untuk tahap awal, PDGI telah membiayai 4 hunian melalui Indonesia CARE. "Ini yang akan diserahterimakan ke Pemda. Nanti Pemda yang meneruskan ke para pengungsi secara serentak," ujar Usman.
Usman berharap hal-hal baik kepada masyarakat untuk tetap dilanjutkan dan harus ditingkatkan. "PDGI tetap berkomitmen untuk dapat bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia," tegasnya
Hingga mendekati bulan Ramadhan banyak pengungsi Semeru masih belum mendapatkan kepastian kapan menempati hunian baru.
(sof)