Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Kemenag Gunakan Kriteria Baru Hilal Awal Bulan Hijriah

ummu hani Jum'at, 01 April 2022 - 22:05 WIB
Kemenag Gunakan Kriteria Baru Hilal Awal Bulan Hijriah
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) melakukan sidang isbat untuk menentukan awal Ramadhan 1443 H. Kali ini, Kemenag mulai menggunakan kriteria baru hilal awal bulan Hijriah mengacu hasil kesepakatan Menteri Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS) pada 2021.

Secara hisab, astronomis Persis/NEO MABIMS hilal pada waktu Maghrib, Jumat, (1/4/2022) tak bisa dilihat. Sebab, belum memenuhi kriteria keterlihatan hilal tinggi 3 derajat Elongasi 6.4 derajat sehingga seharusnya bulan Syaban 1443 H digenapkan 30 hari.

Baca Juga: PBNU dan Persis Tetapkan Awal Puasa Pada 3 April, Muhammadiyah 2 April 2022

Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Ditjen Bimas Islam, Ismail Fahmi, menjelaskan perubahan kriteria penanggalan hijriah dilakukan MABIMS sebagai jawaban atas banyaknya masukan terhadap kriteria 2 derajat dan elongasi 3 derajat. "MABIMS juga bersepakat penetapan awal bulan hijriah tidak hanya melihat aspek saintifik, tetapi perlu melihat aspek syariah, sosiologis, dan psikologis,” kata Ismail dalam siaran pers, dikutip Jumat (1/4/2022).

Ismail menyebut, penerapan kriteria baru MABIMS akan berdampak pada perubahan dalam penghitungan (hisab) awal bulan hijriah. Untuk itu, Kemenag bakal mensosialisasikan kepada masyarakat terkait penggunaan kriteria baru ini.

Baca Juga: Hasil Hilal Kemenag, 1 Ramadhan Jatuh pada 3 April 2022

"Secara hisab, diprediksi akan ada perubahan awal Ramadhan dan Zulhijah 1443 H serta Safar 1444 H. Kita akan ubah sesuai dengan kriteria baru, kemudian sosialisasikan kepada masyarakat dan membuat surat edaran yang akan diberikan kepada ormas-ormas Islam," ujarnya.

Adapun perubahan yang dimaksud adalah dalam penentuan awal hijriah secara hisab. "Adapun secara rukyat, proses konfirmasi akan tetap kita lakukan menjelang awal Ramadhan, awal Syawal dan awal Zulhijjah,” ucapnya.

Baca Juga:

Hilal Tak Terlihat dari Masjid KH Hasyim Asyari

Kemenag: Hilal Tidak Teramati, Awal Ramadhan Kemungkinan Ahad


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)