LANGIT7.ID, Jakarta - Ustadz Ahmad Zainuddin Al-Banjary menjelaskan, umat Islam pada era modern sangat mudah mengerjakan sunnah-sunnah puasa. Salah satu di antaranya sahur dengan kurma kering dan buka dengan kurma basah.
Kemudahan itu didapatkan dari banyaknya sarana yang tersedia. Kurma memang tumbuh di Timur Tengah, namun ketersediaan komoditas tersebut melimpah di Indonesia. Apalagi saat Ramadhan.
“Sebaik-baik sahurnya orang beriman adalah tamar (kurma kering). (HR Abud Daud dari Abu Hurairah RA)
Baca juga: Konsumsi Kurma saat Buka Puasa, Jadikan Tubuh Kembali Bugar“Pada zaman sekarang untuk mendapatkan hal tersebut sudah sangat mudah. Artinya, apa yang disebutkan dalam hadits bisa kita kerjakan. Sehingga kita bisa berpuasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah,” kata Ustadz Zainuddin dalam Rifqan TV, Rabu (6/4/2022).
Saat berbuka, Rasulullah mendahulukan kurma basah. Anas bin Malik berkata, Rasulullah SAW berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat. Kalau tidak ada ruthab, beliau makan tamar (kurma kering). Bila tidak ada keduanya, beliau biasanya meminum air seteguk demi seteguk.” (HR Abu Dawud).
Spesialis nutrisi dan diet Demet Cerit dari Acıbadem Atakent Hospital, Turki, menjelaskan, kurma membantu seseorang merasa kenyang dengan memperpanjang waktu yang dihabiskan di perut. Itu akan membantu menghindari makan berlebihan.
Kurma kaya serat makanan larut (terutama pektin), dan menarik air yang akan meningkatkan fluiditas isi perut. Itu akan memberikan perasaan kenyang dengan memperpanjang waktu yang dihabiskan di perut.
Baca juga: 5 Manfaat Kurma bagi Kesehatan, Dikonsumsi dengan Jumlah GanjilSelain itu, kurma mengendalikan diri untuk tidak mengonsumsi makanan manis. Setelah lapar atau puasa, tubuh akan melahap makanan berkarbohidrat tinggi, terutama makanan manis untuk mengembalikan kadar gula darah menjadi normal. Itu juga meggantikan simpanan makanan yang kosong.
Tak hanya itu, kurma merupakan makanan penambah energi. Kurma mengandung gulan alami yang tinggi seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Bentuk kurma yang kecil membuatnya mudah dicerna sehingga menghasilkan ledakan energi yang cepat dan efektif.
(jqf)