Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Bagaimana Bentuk Demonstrasi Pada Masa Rasulullah dan Sahabat?

fajar adhitya Selasa, 12 April 2022 - 13:00 WIB
Bagaimana Bentuk Demonstrasi Pada Masa Rasulullah dan Sahabat?
Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Ekekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022). Foto: Jaja Suhana.
LANGIT7.ID, Jakarta - Islam membolehkan demokrasi sejauh tidak menimbulkan mafsadat atau kerusakan. Demokrasi merupakan ikhtiar masyarakat dalam mengontrol jalannya roda pemerintahan sehingga timbul maslahat bersama.

Demonstrasi pada masa Rasulullah belum dikenal, tapi praktik menyatakan pendapat di hadapan pemimpin sudah terjadi. Dalam bahasa Arab, demonstrasi disebut dengan beberapa istilah, yaitu muzhaharah dan masirah.

Istilah muzhaharah diartikan sebagai aksi atau tindakan sekumpulan masyarakat di tempat-tempat umum untuk menuntut perkara-perkara tertentu yang menjadi tugas negara atau para penanggung jawabnya. Sedangkan masîrah secara harfiah adalah “perjalanan” atau pawai dalam konteks unjuk rasa.

Baca Juga: Kominfo Tegaskan Pemerintah Tidak Pernah Lakukan Peretasan

Demonstrasi merupakan hal baru yang muncul setelah masa Nabi karena kebebasan berpendapat yang sering terbungkam. Ada beberapa kejadian yang pernah terjadi pada masa Rasulullah dan bisa dikaitkan dengan demonstrasi atau unjuk rasa.

Upaya demonstrasi dalam kerangka menyatakan pendapat di hadapan pemimpin pernah dialami Rasulullah dan sahabatnya. Misalnya saat Umar bin Khattab menyatakan masuk Islam.

Saat itu komunitas Islam berkumpul membentuk dua barisan, satu dipimpin Umar bin Khattab dan satu lagi dipimpin Hamzah bin Abdul Muththalib. Dari rumah Arqam bin Abil Arqam mereka kemudian melakukan pawai atau long march.

Baca Juga: Wakil Ketua DPR: Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Hanya Wacana

Rasulullah dan para sahabat berjalan rapi menuju Ka’bah di Masjidil Haram dan orang-orang kafir Quraisy menyaksikannya. Umat Islam yang masih sedikit jumlahnya melakukan unjuk rasa mengenai keyakinan mereka terhadap tauhid.

Jika melihat kejadian ini maka dalam terminologi di atas adalah masîrah atau long-march, hal ini bisa dijadikan dasar bahwa masîrah boleh dilakukan sebagai pembelaan terhadap kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan harus diperjuangkan.

Contoh lain demonstrasi dalam sejarah Islam adalah terkait kasus terbunuhnya Khalifah Utsman bin Affan Kronologis kisah terbunuhnya Utsman radiallahu anhu adalah berawal dari isu-isu tentang kejelekan Khalifah Utsman yang disebarkan oleh Abdullah bin Saba’ di kalangan kaum Muslimin.

Sehingga terjadinya pemberontakan yang berakibat terbunuhnya Khalifah Utsman bin Affan. Hal ini yang kemudian dijadikan dasar bahwa demonstrasi (muzhaharah) tidak dibenarkan untuk dilakukan dalam pandangan Islam.

Baca Juga: Kreasi Takjil Spesial, Lumpia Kurma Keju ala Sisca Soewitomo

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)