Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 08 Oktober 2026
home global news detail berita

Kacau, Ini 4 Faktor Penyebab Praktik Korupsi di Indonesia

Jaja Suhana Senin, 02 Mei 2022 - 17:00 WIB
Kacau, Ini 4 Faktor Penyebab Praktik Korupsi di Indonesia
Dugaan praktik korupsi di Indonesia. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 4 faktor penyebab praktik korupsi di Indonesia. Kasus tersebut terjadi beberapa kali di Indonesia, terakhir ditangkapnya Bupati Bogor Ade Yasin.

Ahli Hukum dan Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr Zainal Arifin Mochtar mengatakan, setidaknya ada 4 faktor penyebabnya. Di antaranya faktor individu, organisasi, masyarakat dan sistem.

"Pertama, faktor individu. Kita sering mencari keuntungan pribadi, lalu cuek dengan kondisi sosial, yang penting urusan kita selesai," ujar Zainal Arifin, dikutip dari Youtube Masjid Kampus UGM, Senin (2/5/2022).

Menurut dia, pemikiran tersebut kemudian memunculkan praktik suap, agar memudahkan urusan. Padahal Islam jelas melarang suap, Arrasyi wal murtasyi finnar, penyuap dan yang disuap keduanya di neraka.

Baca Juga: Deretan Tersangka Kasus Korupsi Saat Ramadhan, Terbaru Ade Yasin

Kedua, faktor organisasi. Menurut Zainal, Survey yang dilakukan Lembaga Survey Indonesia (LSI) menyebutkan, semakin terafiliasi orang terhadap suatu organisasi, maka semakin permisif.

Seseorang cenderung melakukan pembiaran dan pemaafan pada orang-orang di lingkungan organisasinya yang melakukan korupsi.

"Saat ini kita kekurangan teladan yang tidak permisif terhadap perilaku korupsi. Seseorang kadang-kadang ketika berbicara anti korupsi berteriak nyaring, tetapi begitu keluar dari ruangan ketika ditilang dia nyogok juga," katanya.

Ketiga, faktor masyarakat. Masyarakat pun banyak melakukan tindakan permisif. Masyarakat cenderung melakukan pembiaran terhadap tindakan korupsi bila itu mendatangkan manfaat baginya.

"Dalam banyak survey disebutkan banyak masyarakat yang senang disogok dalam pemilu," ujarnya.

Keempat, faktor sistem. Banyak sistem di Indonesia yang memudahkan praktek korupsi. Banyak sistem yang membuat seseorang berkonflik kepentingan sehingga kepentingannya hanya bisa dikerjakan sendiri.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 08 Oktober 2026
Imsak
04:09
Shubuh
04:19
Dhuhur
11:44
Ashar
14:45
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan