Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Banyak Santan, Ini 5 Tips Konsumsi Makanan Lebaran ala Pakar UNAIR

Fifiyanti Abdurahman Rabu, 04 Mei 2022 - 11:45 WIB
Banyak Santan, Ini 5 Tips Konsumsi Makanan Lebaran ala Pakar UNAIR
Menyiasati tetap sehat dengan memilih makanan Lebaran. Foto: Langit7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Sudah menjadi rahasia umum jika Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang ditunggu umat Muslim di dunia, termasuk Indonesia. Banyak tradisi yang biasanya dilakoni masyarakat Tanah Air di momen ini, salah satunya hidangan Lebaran.

Mulai dari opor ayam, rendang, sayur labu siam, hingga sambal goreng ati, yang tinggi kandungan lemak karena diolah menggunakan santan. Karena itu, di momen ini dibutuhkan juga trik dalam memilih hidangan Lebaran.

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair), Lailatul Muniroh menjelaskan bahwa prinsip makanan sebenarnya tetap sama, yaitu gizi seimbang dengan komposisi dan porsi yang cukup.

Baca juga: Tips Jaga Kesehatan agar Bisa Santap Hidangan Lebaran

Lebih lanjut, ia menjelaskan jika pada Ramadan kerap kali terjadi penurunan berat badan. Berbanding terbalik dengan saat hari raya, frekuensi makan seringkali meningkat sehingga menyebabkan kenaikan berat badan.

“Puasa selama sebulan memicu terjadinya fat loss sehingga dapat menurunkan berat badan yang berlebih. Sementara di hari lebaran tersedia berbagai jenis makanan lezat melimpah," jelas Lailatul dalam rilis yang dikutip Rabu (4/5/2022).

Ditambah frekuensi makan juga meningkat seiring dengan frekuensi bertamu dan menerima tamu selama lebaran, sehingga asupan energi dari makanan akan bertambah dan bahkan berlebih. Akibatnya, terjadi peningkatan berat badan.

Laili pun memberikan tips memilih makanan yang baik untuk dikonsumsi saat hari raya.

1. Batasi makanan bersantan
Saat memilih makanan, sebaiknya ambil secukupnya makanan yang mengandung santan.

“Secukupnya saja mengkonsumsi makanan bersantan, bila perlu ganti makanan bersantan tersebut dengan menggunakan creamer,” ujar Laili.

2. Hindari jeroan
Dosen yang telah memublikasikan puluhan jurnal kesehatan itu menyarankan untuk menghindari konsumsi jeroan terlalu banyak. Konsumsi jeroan berlebih dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan asam urat dalam tubuh.

Baca juga: Rekomendasi 7 Hidangan Pendamping Ketupat di Momen Lebaran

3. Siasati makanan
Laili pun menyarankan ketika makan sebaiknya memiliki strategi.

“Misalnya jika ingin makan opor ayam, pilih daging ayam bagian dada, dibandingkan kulit atau paha ayam. Ingin membuat rendang, pilih daging yang rendah lemak seperti sirloin/has luar, bagian paha belakang daging sapi. Ketika makan, bisa disiasati menggunakan piring kecil, supaya porsi tidak terlalu banyak,” ujarnya.

Porsi makan pun perlu diperhatikan agar tidak berlebihan dan bergizi seimbang. Begitu pula waktu makannya.

4. Batasi konsumsi makanan manis
Lebih lanjut, Laili menganjurkan untuk membatasi konsumsi gula, terlebih pada penderita diabetes.

“Cukup batasi gula agar tidak berdampak pada kenaikan berat badan,” jelasnya.

Mengenai camilan, lanjutnya, pilihlah camilan yang sehat seperti buah-buahan segar. Camilan sehat dapat membantu untuk mengendalikan makan berlebih yang menyebabkan seseorang cepat merasa kenyang.

Baca juga: Tips Sehat Konsumsi Makanan Bersantan saat Lebaran

5. Pilih minuman sehat
Selain makanan, opsi minuman pun perlu diperhatikan. Berbagai aneka pilihan minuman disajikan saat lebaran, mulai dari es teh manis, es sirup, hingga soft drink.

Laili membolehkan untuk mengonsumsi minuman selain air putih, namun tetap harus diimbangi dengan konsumsi air putih itu sendiri.

“Jangan tergiur untuk banyak minum yang tidak sehat, kalaupun ingin minum ambil secukupnya saja dan imbangi dengan konsumsi air putih,” terangnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)