LANGIT7.ID, Jakarta - Massa buruh menggelar aksi dalam rangka peringatan hari buruh atau
May Day Fiesta, Sabtu (14/5/2022). Massa buruh sudah bergerak dari Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, menuju depan Gedung
DPR RI untuk menggelar aksi.
Massa terlihat memenuhi ruas jalan depan kompleks parlemen hingga lebih dari satu kilometer. Dalam kesempatan ini, terdapat 18 tuntutan di antaranya menolak upah murah, menolak
omnibus law UU Cipta Kerja, menghapus sistem
outsourcing, menurunkan harga bahan pokok, hingga menolak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Baca Juga: Polisi Terjunkan 5.260 Personel Amankan Perayaan May Day Fiesta 2022Berikut 18 tuntutan buruh dalam peringatan May Day, Sabtu (14/5/2022).
1. Tolak omnibus law UU Cipta Kerja.
2. Turunkan harga bahan pokok (minyak goreng, daging, tepung, telur, dll), BBM, dan gas.
3. Sahkan RUU PPRT, tolak revisi UU PPP, tolak revisi UU SP/SB.
4. Tolak upah murah.
5. Hapus outsourcing.
6. Tolak kenaikan PPN.
7. Sahkan RPP Perlindungan ABK dan Buruh Migran.
8. Tolak pengurangan peserta PBI Jaminan Kesehatan.
9. Wujudkan kedaulatan pangan dan reforma agraria.
10. Setop kriminalisasi petani.
11. Biaya pendidikan murah dan wajib belajar 15 tahun gratis.
12. Angkat guru dan tenaga honorer menjadi PNS.
13. Pemberdayaan sektor informal.
14. Ratifikasi Konvensi ILO (International Labour Organization) Nomor 190 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja.
15. Sopir ojek online adalah pekerja, bukan mitra kerja yang tidak jelas hubungan kerjanya.
16. Laksanakan pemilu tepat waktu 14 Februari 2024 secara jurdil dan tanpa politik uang.
17. Redistribusi kekayaan yang adil dengan menambah program jaminan sosial (jaminan makanan, perumahan, pengangguran, pendidikan, dan air bersih).
18. Tidak boleh ada orang kelaparan di negeri yang kaya.
Baca Juga:
Said Iqbal: Perayaan May Day 2022 Tetap Diselenggarakan di JIS
SETARA: Demo Mahasiswa Gambarkan Keengganan Pemerintah Pahami Persoalan(asf)