LANGIT7.ID, Yogyakarta - Profesor Ova Emilia terpilih sebagai rektor
Universitas Gadjah Mada (UGM) periode 2022-2027.
Terpilihnya Ova Emilia setelah melalui sidang Majelis Wali Amanat (MWA) UGM mengelar rapat pleno pemilihan dan penetapan Rektor UGM peruode 2022-2027 di balai senat UGM, Jumat (20/5/2022).
Tiga calon rektor yang mengikuti sidang yakni Prof. Bambang Agus Kironoto, Prof. Deendarlianto dan Prof. Ova Emilia.
Seleksi bakal calon dan pemilihan rektor dimulai sejak 24 Januari 2022. Diawali tahapan pendaftaran serta seleksi administrasi meloloskan enam bakal calon rektor yang kemudian diseleksi menjadi tiga calon rektor pada Rapat Pleno Senat Akademik pada tanggal 12 Mei 2022.
Baca juga: 12.232 Peserta Ikuti UTBK SBMPTN 2022 di UGMKetua MWA UGM Prof. Pratikno yang memimpin rapat pleno mengatakan penetapan Rektor UGM oleh MWA tersebut menandai akhir dari rangkaian proses pemilihan rektor. Nantinya rektor terpilih rencananya akan dilantik 27 Mei 2022..
“Karena masa jabatan Rektor saat ini, Prof. Panut Mulyono, akan segera selesai, MWA akan melakukan pelantikan dalam waktu dekat,” kata Pratikno usai sidang MWA, Jumat (20/5/2022).
Rapat Pleno dimulai pembacaan tata tertib, pemaparan program kerja oleh calon rektor dan tanya jawab serta pemilihan oleh anggota MWA.
Pemilihan diikuti oleh 17 anggota MWA secara luring dan 1 anggota secara daring. Kecuali Prof. Panut Mulyono yang saat ini masih menjabat rektor UGM, anggota MWA yang hadir baik secara luring maupun daring memberikan suara.
Usai penghitungan suara, Ketua MWA membacakan hasil perolehan suara akhir dan menetapkan Rektor terpilih Prof. Ova Emilia.
Baca juga: UGM Kembangkan Varietas Baru Kedelai Hitam“Kami sudah melakukan voting, dan hasilnya adalah Prof. Bambang Agus Kironoto memperoleh satu suara, Prof. Deendarlianto tiga suara, dan Prof. Ova Emilia memperoleh 21 suara. Dengan demikian calon rektor terpilih adalah Prof. Ova Emilia,” terang, Pratikno yang sekarang menjabat Menteri Sekretaris Negara (Mensekneg) itu.
Selain Pratikno, anggota MWA yang hadir secara luring di antaranya Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basuki Hadimuljono, Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
(sof)