Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Bhima Yudhistira: Musim Dingin Startup Akan Lama, Para CEO Harus Bersiap

Muhajirin Selasa, 31 Mei 2022 - 18:46 WIB
Bhima Yudhistira: Musim Dingin Startup Akan Lama, Para CEO Harus Bersiap
Direktur Center Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara (Dok Pribadi)
LANGIT7.ID, Jakarta - Bisnis rintisan digital atau startup di Indonesia sedang mengalami paceklik. Beberapa startup seperti Zenius, LinkAja hingga JD.ID melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Nilai saham beberapa startup seperti GoTo hingga BukaLapak juga jatuh.

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara, menyebut fenomena ini sebagai musim dingin startup. Dia menilai para pebisnis startup harus bersiap menghadapi musim dingin startup yang akan berlangsung lama.

"Winter atau musim dingin di startup diperkirakan masih berjalan cukup lama. Para founder dan CEO harus mempersiapkan diri dari yang terburuk," kata Bhima kepada LANGIT7.ID, Selasa (31/5/2022).

Baca Juga: Bhima Yudhistira Ungkap Sebab PHK Massal di Perusahaan Startup Digital

Menurut Bhima, persiapan tersebut perlu dilakukan untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Terlebih, beberapa startup yang merugi karena hanya mengandalkan pendanaan baru.

"Ini ibaratnya rumah kartu, ketika satu startup kehabisan pendanaan, sementara investor baru tidak tertarik membeli maka fondasi startup akan runtuh," kata Bhima.

Dia menjelaskan, tech bubble bukan sesuatu yang mustahil. Tech bubble pernah terjadi di Amerika Serikat pada awal 2000an. Saat itu valuasi bisnis digital di Amerika Serikat meningkat drastis akibat suntikan pendanaan investor, namun jatuh dalam sekejap karena nilai riil perusahaan jauh di bawah nilainya di pasar saham.

Saat ini, kondisi ekonomi yang menurun akibat pandemi Covid-19 hingga perang Rusia-Ukraina membuat para investor berpikir ulang untuk menyuntikkan dananya ke startup. Sementara startup yang hanya mengandalkan suntikan investor akhirnya terpaksa melakukan efisiensi termasuk mem-PHK karyawan.

Baca Juga: Banyak Startup Digital Alami Paceklik, Ada Apa?

Kendati begitu, menurut Bhima ada sisi positif yang bisa diambil. Startup yang benar-benar melakukan inovasi dan memiliki value serta visi jangka panjang akan selamat dari koreksi.

"Ibaratnya saat ini terjadi seleksi alam. Dulu kan ada Amazon dan E-bay yang keluar dari Dotcom bubble 2001 dan berakhir menjadi dominan di pasar e-commerce sampai saat ini," tutur Bhima.

Sebelumnya, banyak startup yang akhirnya gulung tikar. Startup di Indonesia, mengalami kegagalan akibat faktor manajerial, seperti kurangnya pengalaman dan visi jelas dari founder.

Beberapa startup Indonesia gulung tikar antara lain Airy Rooms, Stoqo, Qlapa, dan Sorabel. Ada pula startup yang melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap ratusan karyawan seperti LinkAja, Zenius, Fabello, Tani Hub, UangTeman, Gojek, dan Grab.

Startup Harus Merombak Strategi

Jika startup ingin bertahan di musim dingin startup yang masih lama, Bhima menyarankan Startup harus melakukan berbagai perombakan strategi.

"Perlu evaluasi ulang target pasar, rubah bisnis model apabila tidak memiliki prospek pasar yang kompetitif, fokuskan pada inovasi layanan atau produk," kata Bhima.

Baca Juga: Amerika di Ambang Resesi, Akankah Berdampak ke Indonesia?

Selain itu, Bhima menyebut startup harus mulai berkolaborasi dengan pihak yang memang potensial.

Bhima bahkan menyarankan agar startup mulai menurunkan target pertumbuhan secara wajar atau organik. Tidak seperti selama ini di mana startup melakukan bakar uang untuk meningkatkan pertumbuhan secara instan.

Startup juga perlu memprioritaskan tim manajerial yang solid dibandingkan hanya mencari pendanaan tapi produk tidak laku di pasaran.

"Utamakan revenue stream dan kualitas cashflow karena hal itu yang dilirik oleh investor saat ini," pungkas Bhima.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)