LANGIT7.ID, Jakarta - Keberadaan Masjid Jami Miftahul Jannah bagi masyarakat di bilangan Metland Cakung, Jakarta Timur memberikan sejumlah manfaat. Berbagai layanan dan fasilitas diberikan mengingat masjid ini memiliki prinsip masjid ramah anak.
Ketua DKM Masjid Jami Miftahul Jannah, Torif Adi menjelaskan banyaknya kegiatan serta layanan tersebut sebab pihaknya banyak menerima masukan dari para jemaah masjid.
"Atas permintaan jemaah, kami mencoba realisasikan karena prinsip kami adalah melayani semua jemaah sehingga kegiatan-kegiatan yang kami adakan semua untuk jemaah," kata Torif dikutip dalam kanal YouTube Suara Masjid Rabu (15/6/2022).
Baca Juga: Melihat Keindahan Ornamen Lampu Asmaul Husna di Masjid Bani UmarMenurut dia, pengurus DKM Masjid Jami Miftahul Jannah terbagi menjadi beberapa seksi di antaranya seksi mualaf center, sosial, remaja dan antar-lembaga. Mualaf Center menjadi wadah bagi jemaah non musim yang tergerak hatinya untuk mendapat hidayah dari Allah Ta'ala.
"Melalui seksi ini jemaah non muslim kami bimbing dan dibuatkan sertifikat mualaf center bagi mereka yang mendapatkan hidayah dari Allah Taala," ujarnya.
Selain itu, Torif mengatakan bidang sosial di isi dengan berbagai kegiatan sosial, seperti santunan bagi anak yatim dan dhuafa. Saat terdapat bencana alam secara bersama mengadakan penggalangan dana bagi korban.
"Kemudian seksi remaja di mana kami memiliki prinsip masjid ramah anak jadi setiap saat anak-anak bisa hadir ke dalam masjid. Tersedia WiFi dan fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola, kawasan memanah kami sediakan," ujar Torif.
Baca Juga: 2 Amalan Ini Pahalanya Setara dengan Ibadah Haji dan UmrahTerakhir, seksi antar-lembaga yang bertugas untuk mengajak bekerja sama dengan lembaga di luar lingkungan masjid seperti dakwah, kewanitaan dengan mengadakan berbagai kursus, seperti menjahit dan lainnya.
"Layanan-layanan inilah yang dapat kita berikan untuk umat, tidak hanya untuk kami tapi juga umat karena prinsip kami ialah untuk melayani umat. Jadi umat merasa terlayani dengan baik dan berbagai saran dari umat kami tampung," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Ashabul Jannatil Ulya, Pardi menerangkan bahwa Masjid Jami Miftahul Jannah ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas sebagai penunjang bagi jemaah mulai dari ambulan yang berada di bawah Badan Urusan Kematian (BUK).
"BUK ini sangat membantu sebab dalam mengurus jemaah yang sakit ataupun meninggal BUK yang memiliki peran atas hal tersebut," kata Pardi.
Selain itu, masjid ini juga dilengkapi dengan perpustakaan sehingga dengan adanya fasilitas ini dapat diharapkan dapt membuka jendela dunia terutama mengenai pengetahuan dan kajian agama Islam.
Baca Juga: PD Pontren: Pesantren Khilafatul Muslimin Tidak Terdaftar di Kemenag"Masjid ini juga dilengkapi dengan fasilitas Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) yang nantinya kami akan kembangkan menjadi lebih reprensetatif sehingga anak-anak bisa belajar lebih nyaman, tenang, dan semoga dapat menghasilkan generasi yang luar biasa," harap Pardi.
Pardi menyampaikan bahwa dalam memakmurkan Masjid Jami Miftahul Jannah ini nantinya akan me-launching satu program yang dinamakan dengan Jemaah Plus, yaitu setiap jemaah harus bisa membawa jemaah-jemaah yang lain.
"Dengan adanya program Jemaah Plus diharapkan Masjid Jami Miftahul Jannah ini akan dipenuhi jemaah sehingga masjid akan menjadi semakin makmur untuk ke depannya," katanya.
Tak lupa, dia menyebutkan bahwa dalam pengelolaan air masjid ini melakukan zero run off di mana, daur ulang air dari air hujan dan wudhu tidak langsung dialirkan ke sekeliling masjid tapi terlebih dahulu dialirkan ke dalam tanah sehingga dapat mengurangi risiko banjir.
"Selain itu, air berada di sekitar masjid ini sehingga diharapkan di area masjid tidak kekurangan air, di mana air menjadi sumber dari kehidupan manusia," ujarnya.
Baca Juga: Melepas Kepergian Eril, Atalia Praratya Tulis Pesan Haru(zhd)