LANGIT7.ID, Jakarta - Aksi
Rusia menginvasi Ukraina hingga kini belum juga usai. Akibatnya, peperangan dua negara itu berpotensi terganggunya pasokan pangan kepada ratusan juta masyarakat dunia, terutama di negara berkembang.
Melihat masalah tersebut, Presiden RI
Joko Widodo (Jokowi) berupaya menjembatani perdamaian Rusia dan Ukraina. Hal itu ditunjukkan Jokowi melalui kunjungan luar negeri ke dua negara tersebut.
Baca Juga: Bertemu Jokowi, Putin Tawarkan Investasi Bangun Kereta Api di IKNPresiden Jokowi lebih dulu bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina. Setelahnya, Jokowi bertolak ke Rusia dan berdiskusi dengan Presiden
Vladimir Putin.
Dalam pertemuan dengan Putin, Jokowi menyampaikan dua hal yang menjadi pembahasan. Pertama, Jokowi meminta Putin untuk menghentikan perang dan kedua memastikan seluruh komoditas pangan untuk masyarakat dunia aman.
"Khusus untuk jalur ekspor produk pangan
Ukraina, terutama melalui jalur laut, saya sangat menghargai Presiden Putin yang tadi menyampaikan memberikan jaminan keamanan pasokan pangan dan pupuk dari Ukraina maupun Rusia. Ini sebuah berita yang baik," ujar Jokowi dalam keterangan resminya, Jumat (1/7/2022).
Baca Juga: Indonesia-Ukraina Sepakat Bebaskan Syarat Visa KunjunganJokowi menegaskan, Indonesia tidak memiliki kepentingan apapun dalam hal ini. Presiden hanya ingin melihat perang dihentikan dan rantai pasok pangan, pupuk dan energi segera diperbaiki.
"Saya ajak seluruh pemimpin dunia untuk bersama kembali menghidupkan semangat multilateralisme, semangat damai dan semangat kerja sama. Karena hanya dengan spirit ini perdamaian dapat dicapai," ujar Jokowi.
Meskipun situasi saat ini masih sangat sulit, Jokowi yakin penyelesaian damai penting untuk dikedepankan dan ruang-ruang dialog terus dibuka. "Saya telah sampaikan pesan Presiden Zelensky untuk Presiden Putin dan saya sampaikan kesiapan saya untuk menjadi jembatan komunikasi antara dua pemimpin tersebut," ungkap Jokowi.
Baca Juga:
Zelenskyy: Jokowi Pemimpin Pertama Asia Datang ke Ukraina Sejak Invasi
Presiden Jokowi Harap Tak Ada Lagi Kota di Ukraina Rusak Akibat Perang(asf)