LANGIT7.ID, Jakarta - Putra dari Sultan Ageng Tirtayasa, Pangeran Abdul Dohhar, dikisahkan sebagai
orang Indonesia pertama yang
naik haji. Perjalanan tersebut pada tahun 1630.
Ketika itu
perjalanan ibadah haji masih dalam situasi kurang mengenakkan, tepatnya menuju ke Arab Saudi hanya bisa ditempuh dengan perahu layar.
Pangeran Abdul Dohhar pergi haji di zaman Hindia Belanda. Ibadah haji juga menjadi bisnis, bahkan ramai akan tindak penipuan hingga monopoli.
![Kisah Putra Sultan Ageng Tirtayasa, Sejarah Haji di Nusantara]()
Ibadah haji saat itu masih melalui jalur pelayaran. Sebab ada hubungan perdagangan antara Nusantara (Indonesia) dan Timur Tengah.
Baca Juga: Catatan Sejarah, Orang Indonesia Pertama yang Memulai Ibadah HajiBelum lagi perjalanan ke sana memakan waktu cukup lama. Itulah mengapa banyak orang dulu yang pergi haji sekalian menempuh pendidikan agama di Mekkah atau Madinah.
![Kisah Putra Sultan Ageng Tirtayasa, Sejarah Haji di Nusantara]()
Kala itu, jemaah yang akan berangkat haji akan menggunakan perahu layar menuju Aceh. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan menumpang kapal dagang menuju India.
Dari India, mereka melanjutkan perjalanan menaiki kapal ke Yaman. Jika beruntung, mereka mendapatkan kapal yang langsung ke Jeddah.
Pada abad ke-17 dan abad 18 perjalanan ibadah haji di Indonesia diwarnai dengan adanya jaringan ulama Timur Tengah dengan Nusantara.
Masa itu, ulama-ulama Nusantara yang sudah berhaji dan belajar di Harmayn (Mekkah dan Madinah) memberikan akses perjalanan bagi jemaah asal Indonesia.
(bal)