LANGIT7.ID - , Jakarta - Belakangan ini seorang wanita pemilik akun TikTok @jenniferandtoni viral di jagat maya. Sebab dirinya mengaku menyusui sang suami, bukan bayinya. Hal tersebut dilakukan karena ia mengalami
mastitis sehingga membuat ASInya sulit keluar atau tersumbat.
Agar ASI yang tersumbat bisa lancar kembali, sang suami pun membantu sang istri dengan menyusu langsung. Meski berhasil, namun sebagian kalangan melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang menjijikan.
Baca juga: Peran Ayah Sangat Penting untuk Mendukung Ibu MenyusuiMerujuk dari Healthline, mastitis merupakan kondisi di mana jaringan payudara wanita menjadi bengkak atau meradang secara tidak normal. Kondisi ini umumnya terjadi akibat
infeksi pada saluran payudara. Bagi wanita yang menyusui bayi secara eksklusif, memungkinkan mengalami mastitis.
Mastitis terjadi dengan atau tanpa adanya infeksi. Seiring perkembangannya, mastitis dapat menyebabkan terbentuknya abses payudara, yakni kumpulan nanah yang terlokalisasi di dalam jaringan payudara. Perlu diingat, kasus mastitis yang parah bisa berakibat fatal jika tidak diobati.
Gejala mastitis yang perlu Anda ketahui antara lain adanya pembengkakan atau pembesaran payudara disertai warna kemerahan, bengkak, atau nyeri saat ditekan.
Kemudian,
payudara juga terasa hangat, serta gatal. Lalu, di bagian bawah lengan terasa lebih lembut. Sementara di bagian puting susu atau kulit payudara ditemui luka kecil. Gejala lain yang juga dialami penderita mastitis adalah demam.
Penyebab mastitis
Ada dua hal yang menyebabkan mastitis, yakni infeksi bakteri dan obstruksi saluran susu. Untuk infeksi bakteri, biasanya ditemukan di kulit. Setiap orang memilikinya, dan biasanya tidak berbahaya.
Tetapi jika kemudian bakteri menembus kulit, maka dapat menyebabkan infeksi. Sedangkan jika bakteri masuk ke jaringan payudara, karena kerusakan pada kulit di dekat atau di sekitar puting, dapat menyebabkan mastitis.
Sementara penyebab mastitis karena obstruksi saluran susu, yakni saluran susu membawa susu dari kelenjar payudara ke puting. Ketika saluran ini tersumbat, susu menumpuk di dalam payudara dan menyebabkan
peradangan dan dapat menyebabkan infeksi.
Lantas, bagaimana mengobati mastitis?
Baca juga: Ibu Menyusui Bisa Puasa, Ini Cara supaya ASI Tetap LancarPerawatan umum yang bisa dilakukan adalah memberikan
antibiotik sebagai penawar infeksi bakteri penyebab mastitis. Akan tetapi, tidak dianjurkan mengonsumsi antibiotik tanpa resep dokter.
Penderita mastitis juga dapat menggunakan ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit, demam, dan pembengkakan. Selanjutnya, acetaminophen untuk mengurangi rasa sakit dan demam.
Mengobati mastitis dengan antibiotik biasanya paling ampuh membebaskan infeksi. Selama perawatan, ibu masih bisa menyusui seperti biasa. Karena infeksi berada di jaringan payudara bukan di air susu.
Selain itu, menyusui juga dapat membantu mempercepat proses pengobatan. Dokter mungkin akan menyarankan untuk menjalani prosedur pembedahan yang disebut sayatan dan drainase. Selama prosedur ini, dokter akan membuat sayatan kecil untuk membantu mengeringkan abses yang terbentuk akibat infeksi.
Baca juga: Hamil 8 Bulan, Intip 4 Gaya Dress Cantik Ria Ricis(est)