Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Sosiolog Nilai Positif Fenomena Citayam Fashion Week

Muhajirin Selasa, 19 Juli 2022 - 20:27 WIB
Sosiolog Nilai Positif Fenomena Citayam Fashion Week
ilustrasi (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Sosiolog Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Luluk Dwi Kumalasari, menilai positif anak-anak muda yang meramaikan Citayam Fashion Week di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

Dia mengatakan, Citayam Fashion Week merupakan fenomena wajar. Ini didasarkan pada naluri manusia sebagai makhluk sosial untuk membentuk kelompok sesuai karakteristik dan tujuan tertentu.

“Sebagai penyangga Ibu kota, anak muda ini memiliki kreativitas yang lebih di bidang fesyen. Saya melihat bahwa keberadaan Citayam Fashion Week ini merupakan sarana para anak muda untuk mengungkapkan diri mereka secara jujur melalui fesyen,” kata Luluk, dikutip laman resmi Muhammadiyah, Selasa (19/7/2022).

Baca Juga: Peneliti TII: Ada Sisi Positif Negatif dari Fenomena Anak SCBD

Selain perkembangan tren fesyen, perkembangan sosial media juga turut mempengaruhi keberadaan tren tersebut. Terutama platform TikTok. Remaja Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok (SCBD) memanfaatkan media sosial untuk meraup pundi-pundi rupiah.

“Masifnya keberadaan sosial media mempengaruhi cara para remaja untuk berkreasi dan Citayam Fashion Week menjadi wadah baru untuk mereka,” tutur Luluk.

Kemunculan tren tersebut juga memunculkan wacana baru. Selama ini, fesyen identik dengan kalangan atas. Tren tersebut secara tidak langsung membantah anggapan tersebut. Fesyen juga bisa dilakukan oleh kalangan menengah ke bawah.

Di sisi lain, tren ini memiliki dampak positif, yakni para remaja menjadi lebih memahami kehidupan bersosial. Kreativitas para remaja sebagai content creator di media sosial juga meningkat.

Selain itu, keberadaan para remaja itu juga meningkatkan penghasilan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sekitar Sudirman.

Baca Juga: Penjual Starling Raup Untung Dua Kali Lipat dari Fenomena Anak SCBD

“Selain dampak positif, tentu saja hal ini juga menimbulkan beberapa dampak negatif seperti budaya sampah sembarangan dan cara berpakaian yang dinilai terlalu terbuka,” ungkap Luluk.

Tetapi, dampak negatif itu bisa dikurangi dengan adanya kerjasama dari berbagai pihak, terutama pemerintah. Ini bisa dilakukan dengan mengedukasi, mengarahkan, dan pendampingan agar komunitas itu tetap berlanjut dengan minim dampak buruk.

Dia berharap, komunitas itu dapat menunjukkan sebuah budaya fesyen baru yang memiliki karakter sendiri.

“Secara keseluruhan, saya memandang bahwa tren ini sebagai hal positif. Saya berharap Citayam Fashion Week dapat menjadi komunitas yang dikenal secara positif tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional,” ujar Luluk.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)