Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Muhammadiyah: Pandemi Lebih Parah jika Tak Patuhi Iman dan Ilmu

fajar adhitya Senin, 09 Agustus 2021 - 16:46 WIB
Muhammadiyah: Pandemi Lebih Parah jika Tak Patuhi Iman dan Ilmu
Ilustrasi buku sebagai sumber ilmu dan pengetahuan. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Kunci sukses penanganan pandemi Covid-19, yakni mengikuti panduan iman dan ilmu. Tanpa keduanya, wabah akan sulit dikendalikan dan semakin mengkhawatirkan.

Hal demikian disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas. Menurutnya, mengedepankan kebenarannya sendiri dibanding ilmu pengetahuan sangatlah tidak bijaksana dalam masa pandemi seperti saat ini.

"Siapa yang mengikuti Allah dan sabda Rasulnya dengan baik maka dia akan selamat," kata Anwar Abbas dalam webinar bertajuk Muharram dan Spirit Kebangkitan Umat dari Pandemi dilihat Senin (9/8/2021).

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu lalu menyitir Alquran surat Al Mujadilah ayat 11, yakni, Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Salah satu cara Allah meninggikan derajat hambanya dalam konteks ini, kata Buya Anwar, ialah menyelamatkan dari bahaya Covid-19.

"Kalau seandainya negeri kita tidak selamat dari Covid-19 pertanda rakyat di negeri ini tidak mengikuti iman dan tidak mematuhi ilmu," tuturnya.

Buya Anwar menjelaskan, yang dimaksud mengikuti iman ialah berikhtiar semaksimal mungkin dan bertawakkal. Mendekatkan diri kepada Sang Mahapencipta dengan menjaga ibdah wajib, mebguatkan amalan sunnah, dzikir dan doa.

"Supaya hati tenang, barang siapa yang hatinya tenang tingkat stresnya menurun, maka produksi hormon kortisol juga rendah. Dengan demikian iminutas bisa meningkat. Kalau imunitas meningkat daya tahan tubuh menangkal virus Corona sangat tinggi jadi kemungkinan besar tidak akan sakit," ucapnya.

Adapun mengikuti ilmu ialah senantiasa mengikuti panduan medis, dokter dan para ahli serta merujuk kajian-kaijan ilmiah mengenai Covid-19. Disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan dan menggiatkan olahraga.

"Cara yang paling efektif dengan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Kemudian sering berolah raga, kelima gizi terjaga dan terpelihara," tuturnya.

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)