Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 23 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Cerminan Doa dan Harapan, Begini Anjuran Islam Beri Nama Anak

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 06 Agustus 2022 - 07:00 WIB
Cerminan Doa dan Harapan, Begini Anjuran Islam Beri Nama Anak
Memberi nama pada anak dianjurkan yang mengandung arti baik. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Nama adalah doa, begitu kiasan yang diketahui banyak orang. Ungkapan tersebut tidak salah, karena sebuah nama adalah cerminan dari doa dan harapan orang tua pada anaknya.

Islam menekankan pada umatnya untuk memberikan nama yang baik pada anak-anak mereka. Seperti diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa Nabi Muhammad SAW berkata, "Kamu akan dipanggil pada Hari Kebangkitan dengan namamu dan nama ayahmu, jadi milikilah nama yang baik." (HR.Abu Dawud).

Baca juga: Bolehkah Berkurban Atas Nama Anak yang Belum Akil Baligh?

Dalam memilih nama, ada pedoman tertentu yang harus diikuti seorang muslim.

Hal pertama yang perlu menjadi perhatian adalah jangan memakai nama yang mengandung arti atau berkonotasi buruk. Ini untuk mencegah anak tidak membenci atau mempermalukannya.

Dalam hal ini, Nabi SAW mengubah nama-nama buruh sahabat menjadi baik. Misalnya, dia mengubah nama seseorang dari "Qalilah" (Sedikit) menjadi "Kathirah" (Banyak), dan nama orang lain dari "`Aasiyah" (Pendosa) menjadi "Jamilah" (Cantik), dan seterusnya.

Selanjutnya, seorang muslim tidak boleh menyebut nama putranya seperti, "`Abdul-Ka`abah", "`Abdun-Nabi", "`Abdul-Hussayn", dan nama-nama seperti itu yang menyiratkan `Ubudiyyah (pengabdian) kepada selain Allah.

Baca juga: Anies Ubah Nama RSUD Jadi Rumah Sehat, Ini Alasannya

Ibnu Hazm berkata bahwa memberi nama anak-anak dengan nama seperti itu, menurut kesepakatan para ulama, dilarang, kecuali nama "`Abdul-Muttalib".

Kemudian seorang muslim tidak boleh memilih nama berkesan sombong dan angkuh. Seperti disebutkan dalam hadits yang berbunyi,

“Nama yang paling menjijikkan bagi Allah di akhirat adalah orang yang menyebut dirinya “Raja Segala Raja”, karena Allah adalah Tuhan di atas segala Raja.” (HR. Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi).

Selanjutnya, hindari menamai anak dengan nama-nama Allah yang terbaik, seperti "Ar-Rahman (Yang Maha Pemurah), Al-Khalik (Sang Pencipta), dan lainya.

Umat muslim juga dilarang menggunakan atribut Allah dengan artikel tertentu, seperti "Al-`Aziz" (Yang Mahakuasa) dan "Al-Hakim" (Yang Maha Bijaksana), sebagai nama. Tetapi mereka dapat digunakan tanpa artikel yang pasti, mis. "`Aziz" dan "Hakim".

Islam menganjurkan untuk memberi nama para sahabat nabi dan orang-orang saleh. Nama-nama tersebut dimaksudkan untuk mengingat dan menjadikan para sahabat sebagai panduan.

Baca juga: Doa Ibas Yudhoyono dan Aliya Rajasa dalam Nama Putri Keempatnya

Sebaik-baik nama adalah yang menunjukkan kerendahan hati manusia di hadapan Allah. Sebagaimana tertulis dalam hadits yang berbunyi, "Nama-nama terbaik di sisi Allah adalah `Abdullah dan `Abdur-Rahman." (HR Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Hal yang sama berlaku untuk nama-nama yang terdiri dari dua bagian, yang pertama "`Abd" dan yang kedua adalah salah satu dari Nama-Nama Allah yang Terbaik, seperti "`Abdul-`Alim".

Adapun nama-nama non-Arab, tidak ada salahnya dipakai selama memiliki arti yang baik dalam bahasa mereka. Meskipun Muslim awal adalah orang Arab murni, namuan tidak ditemukan bahaya dalam nama-nama non-Arab, sehubungan dengan pria dan wanita. (Sumber:Islam Awareness)

Baca juga: Keutamaan Nama Muhammad dan Maria dalam Al-Qur’an

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 23 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)