Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 11 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Bukan Perang, Begini Cara Anak Sekolah Memaknai Kemerdekaan

mahmuda attar hussein Selasa, 16 Agustus 2022 - 18:15 WIB
Bukan Perang, Begini Cara Anak Sekolah Memaknai Kemerdekaan
Anak sekolah memaknai kemerdekaan Indonesia. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada cara memaknai perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan Indonesia. Hal ini dilakukan bukan lewat perang, tapi menerapkan ilmu yang dipelajari.

Para pelajar juga harus menunjukkan bakti kepada guru, disiplin di sekolah, sopan santun dan bertanggung jawab atas tugas-tugas yang diberikan guru.

Bagi anak sekolah, memaknai kemerdekaan bisa dilakukan dengan mengaplikasikan ilmu yang didapat dari sekolah. Apa saja itu? Simak ulasannya!

Baca Juga: 5 Cara Didik Anak agar Bisa Memaknai Hari Kemerdekaan

1. Disiplin

Pengertian disiplin adalah kepatuhan terhadap peraturan tata tertib. Anak sekolah harus bisa menerapkan ilmu disiplin tidak hanya di sekolah, tapi juga di tempat lainnya.

Adapun kepatuhan ini bisa juga dilakukan di jalan raya ketika sedang bersepeda motor, dengan mengikuti aturan yang berlaku. Atau mengikuti aturan orang tua di rumah, dengan pulang tepat waktu.

2. Bakti

Bakti yang utama adalah kepada orang tua. Bukan hanya kedua orang tua di rumah, tapi juga bakti guru sebagai orang tua di sekolah.

Alasan anak sekolah harus berbakti adalah karena banyaknya ilmu pengetahuan, perlindungan, kasih sayang, dan hal positif lainnya yang telah diberikan orang tua kepada anak.

Sehingga bakti, menjadi hal yang bisa menjadi salah satu cara dalam memaknai kemerdekaan Indonesia.

3. Sopan santun

Anak sekolah saat ini sangat bergantung dengan gadget atau gawai. Informasi seputar pergaulan Barat yang dinilai kurang baik akan sopan santun dapat mudah sekali diterima anak.

Terlepas dari apa pun informasi yang diterimanya, sudah seharusnya anak-anak sekolah bisa menerapkan sopan santun, terutama kepada orang yang lebih tua darinya.

Untuk itu, penekanan pendidikan terkait sopan santun ini perlu lebih didalami, baik di sekolah maupun di rumah. Apalagi, Indonesia terkenal dengan masyarakatnya yang memiliki nilai sopan santun cukup tinggi.

4. Tanggungjawab

Di sekolah, anak-anak akan mendapatkan beberapa tugas untuk diselesaikan. Di sinilah nilai tanggungjawab dibutuhkan.

Anak sekolah mesti bertanggungjawab untuk menyelesaikan tugas sekolah yang diberikan. Tugas itu tidak hanya mengerjakan PR atau menjawab pertanyaan dari guru.

Anak sekolah juga harus bisa bertanggungjawab ketika dia sedang piket untuk membersihkan kelas. Selain itu, bertanggungjawab menyelesaikan tugas juga harus bisa diterapkan di luar sekolah.

5. Mendoakan guru

Ilmu yang didapatkan dari sekolah harus menjadi ilmu yang berkah. Artinya, ilmu itu akan memiliki nilai kebermanfaatan yang lebih baik dan bisa memberikan dampak positif untuk orang-orang di sekitarnya.

Salah satu cara mendapatkan ilmu berkah sekaligus memaknai kemerdekaan Indonesia adalah dengan mendoakan kebaikan untuk para guru di sekolah.

Nabi SAW berpesan, "Siapa yang memberikan kebaikan untukmu, maka balaslah. Jika kamu tidak mampu membalasnya, doakanlah ia hingga kamu yakin telah benar-benar membalasnya.” (HR. Abu Daud).

Adapun doa yang bisa dipanjatkan yakni: "Allahummaghfir li masyayikhina wa liman ‘allamana warhamhum wa akrimhum bi ridlwanikal ‘adzim fi maq’adis shidqi ‘indaka ya arhamar rohimin."

Artinya: “Ya Allah, ampunilah guru-guru kami dan orang yang telah mengajar kami. Sayangilah mereka, muliakanlah mereka dengan keridhaan-Mu yang agung, di tempat yang disenangi di sisi-Mu, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang.”

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 11 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)