LANGIT7.ID, Jakarta -
Ustadz Abdul Somad menilai perlu ada ketegasan hukum untuk mencegah timbulnya adu domba dalam
dakwah. Sebab ada oknum yang kerap memotong kutipan ceramah ulama.
Video yang diedit oknum ini membuat konten yang disajikan cenderung negatif. Padahal ceramah penuhnya yang memuat pandangan lebih komprehensif.
"Kita menghadapi fase baru, ada sisi negatif dan positif di dalamnya. Tapi manusia dalam 2-3 tahun akan cepat beradaptasi," kata dia saat ditemui
Langit7 Selasa (23/8/2022).
Baca Juga: Safari Dakwah UAS di Jakarta, Kunjungi Tokoh dan UlamaMasalah potong konten dakwah, lanjut dia, memang perlu peran dari pemangku kepentingan terkait untuk bisa merancang Undang-Undang ITE.
Untuk itu, dia berharap negara memberi ketegasan hukum. Terutama bagi orang yang suka memotong konten ceramah, dengan niatan merubah isi muatan dakwah dan menyesatkan.
"Itulah guna fungsi pemikir dan wakil rakyat, yaitu untuk membela dan membuat aturan dalam bentuk UU, Perda, ataupun tindakan dari pihak aparat kepolisian," katanya.
Dia meyakini sesuatu yang baru dalam media sosial ini bisa diselesaikan. Untuk itu, dia meminta seluruh pihak untuk bisa duduk bersama mengatasi dan menuntaskan permasalahan yang terjadi selama ini.
(bal)