LANGIT7.ID - , Jakarta -
Stres merupakan kondisi emosional yang umum terjadi pada setiap orang. Manusia akan merasakan kecemasan berlebih dalam hati dan relatif berpikir negatif.
Ketua Asosiasi Medis Islam Amerika Utara, Shahid Athar mengatakan ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab stres muncul.
Di antaranya adalah perasaan takut dengan nasib di masa yang akan datang dan
konflik antara hati dan pikiran tidak tekendali karena logika seakan sulit menerima kenyataan yang pahit.
Baca juga: Jangan Biarkan Berlarut, Begini Cara Hilangkan StresPadahal, Allah SWT sudah merancang
takdir dan menyiapkan jalan terbaik untuk dapat di lalui setiap manusia. Hanya saja, manusia harus melewati sejumlah ujian untuk mendapatkan berkat Allah SWT.
Melansir dari About Islam, Rabu (24/8/2022) hal-hal mengenai konflik hati dan takdir, sudah tertulis dalam Al-Quran. Salah satunya dalam QS. Al-Baqarah ayat 155 yang berbunyi:
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar". Dalam Islam, salah satu cara menghilangkan stres dan menenangkan hati dengan memahami prinsip bahwa seluruh pemberian dari Allah SWT dan kembali kepada Allah SWT.
Nasib setiap manusia sudah ditentukan sebelumnya. Adapun yang harus dikendalikan di dunia adalah percaya dan berserah kepada Allah SWT atas apa yang akan terjadi di esok hari. Mengkhawatirkan apa yang belum terjadi hingga membuat pikiran stres itu tidak ada gunanya.
Baca juga: Bukan Lari Konsumsi Narkoba, Ini Cara Islami atasi StresSebab, tidak mempercayai Allah sama dengan tidak beriman kepada Al-Qur'an. Dalam surat Al-Baqarah ayat 10, tidak beriman merupakan
penyakit hati.
فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌۙ فَزَادَهُمُ اللّٰهُ مَرَضًاۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ ۢ ەۙ بِمَا كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ
“Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan mereka mendapat azab yang pedih, karena mereka berdusta.”Meski demikian, Allah SWT merupakan Maha Pengampun kepada setiap hambanya.
وَمَآ اُبَرِّئُ نَفْسِيْۚ اِنَّ النَّفْسَ لَاَمَّارَةٌ ۢ بِالسُّوْۤءِ اِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّيْۗ اِنَّ رَبِّيْ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
“Dan aku tidak (menyatakan) diriku bebas (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang.” QS. Yusuf ayat 53. Guna menjaga ketenangan hati seorang
mukmin bisa melakukan hal-hal berikut ini.
Baca juga: Stres Mikir Masa Depan, Aa Gym: Cara Atasinya Sederhana1. Perbanyak Dzikir (Mengingat Allah)
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” QS. Ar-Rad ayat 28.
2. Perbanyak Doa
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” QS. Al-Baqarah ayat 153.
Baca juga: Psikolog: Sedekah Dapat Kurangi Risiko Depresi dan Stres
3. Minta Pengampunan
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًاۙ
“Maka aku berkata (kepada mereka), ‘Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, Sungguh, Dia Maha Pengampun’.” QS. Nuh ayat 10.(est)