LANGIT7.ID, Jakarta - Sebagian orang mengonsumsi
narkoba saat merasa tertekan atau stres. Padahal ada cara yang Islami untuk menenangkan pikiran, bukan mencari pelarian.
Islam sendiri melarang umatnya untuk mengonsumsi barang haram, kecuali dalam hal tertentu. Di sisi lain, ada beberapa cara dalam Islam untuk mengatasi diri dari stres dan depresi.
Baca Juga: Ini 4 Tuntunan Islam Agar Terhindar dari Narkoba dan Sejenisnya1. Cari motivasi spiritualPendakwah,
Buya Yahya menuturkan, cara pertama yang bisa ditempuh untuk mengatasi depresi adalah dengan dzikir, selawat, dan mendekatkan diri kepada Allah.
"Perbanyak dzikir dan selawat jangan sampai putus, bahkan berlaku bagi orang yang sehat. Apalagi bagi mereka yang sedang depresi," ujar dia dikanal YouTubenya, Rabu (25/5/2022).
2. Ciptakan suasana baruSuasana baru sangat penting untuk menjauhkan diri dari depresi. Namun perlu diingat, suasana baru ini adalah yang syar'i dan jauh dari kata maksiat.
"Anda mungkin merasa punya depresi, kegelisahan, dan sebagainya, maka yang pertama buatlah suasana baru. Mungkin pergi ke tempat yang punya suasana baru ataupun mencari permainan baru," ujarnya.
Suasana baru ini, kata dia, termasuk berolahraga. Harapannya, agar tubuh dan pikiran bisa menjadi lebih sehat.
3. BergaulMenurutnya, seseorang justru akan menambah level depresinya ketika hanya berdiam diri di kamarnya. Apalagi, banyak waktu yang dihabiskan dengan tidak melakukan apa-apa.
"Kalau Anda ingin tambah depresi, silakan (diam) di kamar terus. Maka saya ingatkan Anda untuk bergaul untuk bisa meringankan depresi," katanya.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini juga mengingatkan, agar pergaulan yang dipilih betul-betul baik. Jika dibutuhkan, pilihlah orang-orang di sekeliling yang bisa membantu meringankan depresi.
"Pilih pergaulan yang isi orangnya memang memahami bahwa Anda sedang depresi. Supaya kita setidaknya diperlakukan berbeda oleh mereka. Artinya, tidak menyinggung urusan-urusan yang menjadikan kita selama ini tertekan," jelasnya.
(bal)