LANGIT7.ID - , Jakarta -
Minder atau
rendah diri merupakan perasaan negatif yang harus dihilangkan, terlebih bagi umat muslim. Sebab, hal tersebut akan mendatangkan efek buruk dalam hidupnya kelak.
Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Yahya Zainul Ma'arif atau
Buya Yahya mengatakan minder adalah
kesombongan yang tertunda.
Baca juga: Jauhkan dari Sifat Sombong, Baca Doa Ini saat Bercermin"Minder itu bisa saja kesombongan yang tergencet oleh
kefakiran atau keadaan, makanya minder," ujar Buya Yahya dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV, Jumat (9/9/2022).
Dia melanjutkan, orang yang minder karena menganggap dirinya fakir dan rendah dalam urusan dunia, maka dia bisa diberikan oleh Allah SWT kelebihan akan menjadi sombong.
"Yang menjadikan kita besar hati adalah Allah. Makanya orang minder itu bukan selalu baik," ucapnya.
Karena itu, tegas Buya Yahya orang Islam tidak boleh minder, sebab kita memiliki Allah SWT dan rasul. Menurut dia, orang rendah diri sesungguhnya adalah orang yang bangga akan hartanya.
"Orang yang hidupnya bangga dengan harta di saat turun, minder. Dia nanti karena merasa malu dengan keadaannya dulu yang kaya, sekarang melarat," tuturnya.
Baca juga: Hindari Tiga Perilaku Ini Saat di Kampung Halaman"Itulah kenapa dikatakan minder. Karena melarat itu adalah sombong yang tergencet oleh kefakirannya," lanjut dia.
Lebih lanjut, Buya Yahya memberikan saran untuk mengatasi rasa minder.
"Untuk memerangi keminderan tersebut, kita harus mengetahui bahwasanya keminderan itu bisa jadi kesombongan yang digencet oleh kefakiran dan kelemahanmu. Itu sangat bahaya, maka bangkitlah menjadi tidak minder karena Allah dengan rasulnya," imbuhnya.
Harus diingat bahwa Anda adalah wakil Rasulullah, maka tampilkan Islam memiliki kebesaran. "Tidak ada kemuliaan kecuali dengan Allah," pungkas Buya.
Baca juga: Fenomena Bukber Jadi Ajang Pamer, Ini kata Rhenald Kasali(est)