LANGIT7.ID, Jakarta -
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta pemerintah untuk membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Kenaikan harga BBM sangat berdampak langsung pada persoalan kelangsungan hidup rakyat kecil.
Hal tersebut disampaikan anggota DPR fraksi PKS, Diah Nurwitasari saat rapat dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Kamis (8/9). Diah dengan lantan menyerukan agar pemerintah membatalkan kenaikan harga
BBM bersubsidi.
Baca Juga: Mardani: Daripada Naikkan Harga BBM, Pemerintah Harusnya Bisa Tunda Proyek IKN"Fraksi PKS berpandangan bahwa tidak salah dan tidak tabu kalau pemerintah menimbang ulang, mencabut keputusan atau membatalkan kenaikan harga BBM yang mendapatkan subsidi. Sehingga diharapkan dapat memberikan keringanan kepada masyarakat," kata Diah, dikutip Jumat (9/9/2022).
Legislator dapil Jawa Barat II mengatakan kenaikan harga BBM juga berdampak pada sektor
transportasi dan harga komoditas. Diah menilai data pemerintah tidak tepat tentang nilai subsidi dan kompensasi BBM.
"Sering disebutkan angka Rp502 triliun adalah angka subsidi dan kompensasi BBM. Padahal itu adalah nilai subsidi dan kompensasi energi, dimana di dalamnya ada komponen listrik juga LPG. Jadi, angka itu harus diinformasikan secara benar kepada masyarakat," ujar Diah.
Baca Juga: Legislator Sebut Kenaikan Harga BBM Picu Gelombang PHKDiah menilai argumen pemerintah bahwa subsidi BBM dinikmati kelompok masyarakat mampu seharusnya tidak menjadi alasan utama. Menurutnya, kebijakan kenaikan harga BBM subsidi justru hanya memberatkan rakyat kecil.
"Oleh karena itu, kami mendorong agar pemerintah meningkatkan pengendalian dan pengawasan terhadap siapa saja yang sesungguhnya berhak mengonsumsi BBM bersubsidi ini," tambahnya.
Selain itu, Diah juga menyoroti kenaikan harga BBM yang tidak disertai dengan kenaikan pendapatan masyarakat. Hal tersebut dirasa tidak imbang lantaran harga-harga saat ini sudah mengalami kenaikan.
Baca Juga:
Tolak Kenaikan Harga BBM, PKS Walk Out di Sidang Paripurna DPR
Kenaikan Harga BBM Cerminkan Lemahnya Pemerintah Awasi Distribusi(asf)